<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>3lfaliqi&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://nicohendrick.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nicohendrick.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Jan 2010 08:50:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='nicohendrick.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>3lfaliqi&#039;s Blog</title>
		<link>http://nicohendrick.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://nicohendrick.wordpress.com/osd.xml" title="3lfaliqi&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://nicohendrick.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Suara Hati</title>
		<link>http://nicohendrick.wordpress.com/2010/01/04/suara-hati/</link>
		<comments>http://nicohendrick.wordpress.com/2010/01/04/suara-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 08:32:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nico hendrick</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nicohendrick.wordpress.com/2010/01/04/suara-hati/</guid>
		<description><![CDATA[Tak pernah ku mampu menatapmu Kesukaran yang selalu terjadi Kesalahan selalu dariku Kasihan kamu yang tak tahu Ada apa dengan semua ini Keresahan selalu padaku Aku hanya menyulitkan dirimu saja Kasihan kamu yang tak tahu Tak bisa ku tebak teka-teki ini Aku bisabertanya padamu Untuk menjawab yang ada darimu Kasihan kamu yang tak tahu Berusaha [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nicohendrick.wordpress.com&amp;blog=10188023&amp;post=61&amp;subd=nicohendrick&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://nicohendrick.files.wordpress.com/2010/01/images1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-64" title="images" src="http://nicohendrick.files.wordpress.com/2010/01/images1.jpg?w=135&#038;h=107" alt="" width="135" height="107" /></a>Tak pernah ku mampu menatapmu<br />
Kesukaran yang selalu terjadi<br />
Kesalahan selalu dariku<br />
Kasihan kamu yang tak tahu</p>
<p>Ada apa dengan semua ini<br />
Keresahan selalu padaku<br />
Aku hanya menyulitkan dirimu saja<br />
Kasihan kamu yang tak tahu</p>
<p>Tak bisa ku tebak teka-teki ini<br />
Aku bisabertanya padamu<br />
Untuk menjawab yang ada darimu<br />
Kasihan kamu yang tak tahu</p>
<p>Berusaha untuk meyakinkanmu<br />
Namun dingin malam ini dengan sangat<br />
Bara api yang kecil terlalu panas untukku<br />
Kasihan kamu yang tak tahu</p>
<p><span id="more-61"></span>___</p>
<p>Hebatmu dalam semangat<br />
Tak sadar kau akan jasadmu<br />
Langkah tertuju senyum memandu<br />
Kebanggaan yang datang dari sisimu</p>
<p>Terus kau bersungguh-sungguh<br />
Tanpa lupa siapa dirimu<br />
Keterpaduan dengan yang Menggerakkanmu<br />
Keyakinanmu tak menyurutkan</p>
<p>Kau lelah akan Illah<br />
Katamu dengan lega<br />
Terima kasih hari ini<br />
Membuatmu tegar lagi</p>
<p>___</p>
<p>Terpaku waktu menatap<br />
Dengan membisu tanpa permisi<br />
Air sudah tak mengalir lagi<br />
Orang masuk sudah tidak minta izin</p>
<p>Tak habis pikir<br />
Oh sayang sekali<br />
mengapa harus Aku?<br />
Sudah lama aku menanti</p>
<p>Siap atau tidak mau<br />
Aku harus menyiapkan perbekalan<br />
Terminal demi terminal dilalui<br />
Persiapan tak disangka kurang</p>
<p>Kelaparan, kehausan, memadu tidak jelas<br />
tak ada yang mengasihani<br />
Terinjak orang tanpa kata maaf<br />
Mengharapkan tiupan angin segar dari asalnya</p>
<p>___</p>
<p>Bertemu tanpa senyuman hari ini<br />
Jendela-jendela tidak bergoyang<br />
Daun-daun kering belum juga gugur<br />
Ada apa ini?</p>
<p>Kening-kening terlihat berkerut<br />
Sorotan mata berjuta tanya<br />
TErhenti dengan seketika<br />
Ada apa ini?</p>
<p>Semua berubah tanpa alasan<br />
Tak ada yang ingin<br />
Nasmun inilah yang  terjadi<br />
Membungkam begitu saja</p>
<p>Siang hanya waktu yang  sebentar<br />
Dipertemuan ini tiada lagi<br />
Bayangan sudah tak terlihat<br />
Sapa tak terkata</p>
<p>___</p>
<p>Wahai yang Sempurna<br />
Tak terlihat selalu disapa<br />
Selalu Kau ada tanpa ku tahu<br />
Ketahuanku hanya kelalaian</p>
<p>Sosok jiwa hina dina<br />
Tak mampu berbuat apa-apa<br />
Aku tahu namun masa bodoh<br />
Beranggapan buat apa dipikirkan</p>
<p>Kau tersenyum mungkin<br />
Melihat apa yang kulakukan<br />
kau beri ancaman yang keras<br />
Dihiraukan begitu saja tanpa merasa bersalah&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nicohendrick.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nicohendrick.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nicohendrick.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nicohendrick.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nicohendrick.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nicohendrick.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nicohendrick.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nicohendrick.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nicohendrick.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nicohendrick.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nicohendrick.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nicohendrick.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nicohendrick.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nicohendrick.wordpress.com/61/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nicohendrick.wordpress.com&amp;blog=10188023&amp;post=61&amp;subd=nicohendrick&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nicohendrick.wordpress.com/2010/01/04/suara-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ed8553a578ed89a1c2a6f8a24c0faa83?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">3lfaliqi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nicohendrick.files.wordpress.com/2010/01/images1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">images</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ghozwul Fikr Sebagai Tantangan Tabligh</title>
		<link>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/12/04/ghozwul-fikr-sebagai-tantangan-tabligh/</link>
		<comments>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/12/04/ghozwul-fikr-sebagai-tantangan-tabligh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 09:14:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nico hendrick</dc:creator>
				<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[* Tantangan]]></category>
		<category><![CDATA[macam-macam]]></category>
		<category><![CDATA[sarana]]></category>
		<category><![CDATA[strategi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nicohendrick.wordpress.com/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[Dakwah merupakan tugas bagi umat Islam untuk mempertahankan eksistensi ajaran Islam bagi penganutnya juga bagi manusia pada umumnya. Kegiatan dakwah bukan hal baru, melainkan merupakan kegiatan yang telah dilakukan bahkan oleh manusia pertama yang Allah ciptakan yakni Nabi Adam as. Dalam perkembangannya kegiatan dakwah ternyata bukan hal yang mudah untuk dilakukan tetapi membutuhkan berbagai instrument [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nicohendrick.wordpress.com&amp;blog=10188023&amp;post=54&amp;subd=nicohendrick&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://nicohendrick.files.wordpress.com/2009/12/dsc025131.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-58" title="DSC02513" src="http://nicohendrick.files.wordpress.com/2009/12/dsc025131.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>Dakwah merupakan tugas bagi umat Islam untuk mempertahankan eksistensi ajaran Islam bagi penganutnya juga bagi manusia pada umumnya. Kegiatan dakwah bukan hal baru, melainkan merupakan kegiatan yang telah dilakukan bahkan oleh manusia pertama yang Allah ciptakan yakni Nabi Adam as. Dalam perkembangannya kegiatan dakwah ternyata bukan hal yang mudah untuk dilakukan tetapi membutuhkan berbagai instrument yang kompleks. Sehingga, seorang dai dituntut untuk sungguh-sungguh dan professional dalam melaksanakan tugasnya.</p>
<p><span id="more-54"></span>Kegiatan dakwah yang sering kali dipahami oleh masyarakat awam ataupun sebagian masyarakat terdidik sebagai sebuah kegiatan yang sangat praktis. Sehingga pemahaman mereka tentang dakwah sama dengan tabligh atau ceramah, yaitu suatu kegiatan penyampaian ajaran Islam secara lisan di atas mimbar. Maka kegiatan dakwah itu hanya dilakukan atau sebatas dilakukan di majlis-majlis ta’lim, mesjid-mesjid dan mimbar-mimbar keagamaan. Meski hal itu tidak sepenuhnya salah namun sangat penting untuk diluruskan. Kegiatan tabligh adalah hanya merupakan sebagian bentuk kegiatan dakwah terdapat bentuk atau hal lain yang bisa dilakukan dalam rangka berdakwah, seperti: <em>Irsyad</em> (bimbingan penyuluhan Islam), <em>Tadbir</em> (menejemen dakwah), dan <em>Tatwir</em> (pengembangan Masyarakat Islam).</p>
<p>Dalam ranah tabligh yaitu dakwah <em>bi al-lisan</em> seorang dai melakukan dakwahnya melalui ekspresi pemikiran yang berdasarkan pada sumber rujukan dakwah berupa Al-Quran dan As-Sunnah secara langsung atau pun tidak langsung terhadap mad’unya. Fenomena social actual dan realitas yang terjadi menjadi hal yang selalu harus digeluti oleh seorang mubaligh. Melihat tabligh sebagai upaya untuk memodifikasi realitas sosial yang tidak Islami kepada nilai ajaran Allah swt. Maka tabligh memiliki arti yang sangat dominan dalam kehidupan manusia.</p>
<p>Apabila kegiatan tabligh berhenti berarti berhenti pula kontrol terhadap perubahan masyarakat untuk menjadi lebih baik. Nabi Isa as. Diutus oleh Allah untuk melakukan tabligh kepada kaumnya sampai akhir masanya di dunia, baru ratusan tahun setelahnya Allah kembali mengutus seorangn nabi sebagai nabi penutup dan penyempurna ajaran-ajaran dari nabi-nabi tedahulu yakni nabi Muhammad saw. Selama masa penantian yang tidak singkat sampai ratusan tahun disebutkan dalam sejarah bahwa masa itu adalah masa kegelapan yang absolut, betapa tidak manusia kehilangan arah kejahatan terjadi diamana-mana. Kehancuran moral semakin menggurita dan budaya hedonis semakin mengguncang. Hal itu terjadi karena kegiatan tabligh terhenti. Kegiatan tabligh bagi masyarakat Islam di Era Globalisasi ini mengahadapi tantangan yang tidak sederhana mulai dari masalah internal mubaligh ataupun sampai masalah eksternal yang menumpuk.</p>
<p><strong>Tantangan Internal Mubaligh Meliputi:</strong><strong> </strong></p>
<p>1.   Seorang mubaligh tidak sungguh-sungguh dalam tablighnya, sehingga hasilnya pun jauh dari kesuksesan,</p>
<p>2.  Pemahaman islam yang parsial seorang mubaligh, sehingga dia menyampaikan islam hanya dari satu sudut pandang, hal ini menimbulkan pemahaman yang picik dan fanatis,</p>
<p>3.  Kurangnya persiapan sebelum menyampaikan materi tabligh, padahal hal itu penting sekali karena hal itu akan mempengaruhi dalam penyampain materi yang tidak garing atau monoton, dan materi kurang mengena,</p>
<p>4.  Seringkali seorang mubaligh memilah-milah sasaran tablighnya. Hal ini menyebabkan mubalagh juga memilah-milah mubalighnya. Alasan mereka memilih bukan karena prinsip syar’i, melainkan alasan yang memperturutkan hawa nafsunya,</p>
<p>5. Kontemplasi, seorang mubaligh seringkali meninggalkan kewajiban untuk menginternalisasikan terlebih dahulu apa yang dia sampaikan kepada pribadinya, atau setidaknya dia sedang berusaha untuk melakukannya. Hal ini penting karena tanpa melakukan hal itu tabligh yang dilakukanya akan terasa hampa dan hambar,</p>
<p>6.   Kurang pekanya seorang mubaligh dalam merespon realita sosial aktual yang terjadi di masyarakat, akibatnya materi tabligh yang disampaikan tidak sesuai dengan kebutuhan mubalagh,</p>
<p>7.  Wawasan mubaligh yang sempit, sehingga tablighnya tidak universal dan cenderung membosankan.</p>
<p>8. Tidak adanya kaderisasi mubaligh dan organisasi mubaligh yang akan lebih mengefektifkan kegiatan tabligh.</p>
<p>9.  Kondisi kehidupan ekonomi seorang mubaligh kurang adil dan sejahtera sehingga sorang mubaligh tidak fokus dalam menyampaikan tablighnya.</p>
<p>10.  Tidak ada manajemen mubaligh</p>
<p>Memperhatikan tantangan-tantangan di atas perlu kiranya kita melakukan perenungan dan introspeksi sedalam-dalamnya terhadap diri kita, karena setiap orang bisa jadi adalah seorang mubaligh.</p>
<p><strong>Tantangan Eksternal Mubaligh Meliputi:</strong><strong> </strong></p>
<ol>
<li>Para penguasa tidak menjadikan kegiatan tabligh sebagai kegiatan prioritas dalam rangka membentuk struktur sosial yang madani sehingga kegiatan tabligh lebih banyak dilakukan secara fardiah (pribadi) oleh sebagian kecil komponen masyarakat.</li>
</ol>
<ol>
<li>Sulitnya melakukan segmentasi terhadap mubalagh. Segmentasi mubalagh ini penting dengan tujuan materi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan dari mubalagh itu sendiri.</li>
</ol>
<ol>
<li>Iklim saling memberi dan menerima nasehat yang kurang mendukung di sebagaian kelompok masyarakat.</li>
</ol>
<ol>
<li>Ghazul fikri ( perang pemikiran) . tidak seperti perang pada umumnya yang kita kenal yaitu perang secara fisik, kini ada perang gaya baru yaitu perang pemikiran. Ini adalah strategi dari para musuh islam untuk memberengus kekuatan Islam. Peristiwa perang salib dengan kemenangan Islam menjadi tolak ukur kekatan Islam, bahwa Islam tidak akan hancur di perangi secara fisik, begitu pula dengan peristiwa sejarah saat Unisovyet menggempur al-Jazair dengan puluhan ribu bom, akan tetapi Al-Jazair yang nota-bene negara Islam masih berdiri tegak sampai sekarang, sedangakan Uni Soviet menjadi hancur beberapa negara, karena ketidakmampuannya dan keenggananya untuk menanggung hutang perang saat menggempur atau memborbardir Al-Zazair sehingga para tokoh Yahudi dan nasrani memutar otak untuk menemukan strategi dalam menghancurkan Islam, maka dicetuskannya ghazwul Fikri.</li>
</ol>
<p>Ada beberapa strategi kaum Yahudi dan nasrani utuk memerangi Ummat Islam, diantaranya dengan 4F 5S (Food, Fun, Fashion, Film, Sex, Smoke, Sains, Sport, Song).</p>
<ol>
<li><strong>a. </strong><strong>Food</strong></li>
</ol>
<p>Secara tidak langsung kita telah bersumbangsih kepada Yahudi dan Nasrani untuk menyerang Islam diantaranya makanan yang bisa kita makan yaitu McD, Fizza Hut, coca colla, dll yang sebenarnya makanan tersebut lebih dikenal dengan junk food ( sampah ) yang tidak baik untuk kesehatan dan juga bisa menurunkan IQ secara drastis</p>
<ol>
<li><strong>b. </strong><strong>Fun</strong><strong> </strong></li>
</ol>
<p>Remaja pada masa kini lebih senang terhadap hal-hal yanng tidak terikat oleh aturan. Biasanya anak-anak remaja lebih suka jalan-jalan di mall, nonton di bioskop, dan chating dari pada mengikuti kajian tentang ke-Islaman. Secara tidak langsung umat Islam telah terjajah oleh kesenangan sesaat.</p>
<ol>
<li><strong>c. </strong><strong>Fashion</strong><strong> </strong></li>
</ol>
<p>Masalah ini biasanya lebih digandrungi oleh kaum hawa. Biasanya mereka kurang percaya diri ketika mereka mengenakan baju yang sesuai dengan sya’riat Islam. Mereka lebih cenderung memakai baju yang sexi dan menonjolkan aurat. Kalaupun ada yang menegenakan kerudung lebih suka mengenakan kerudung gaul dan bajunya memeperlihatkan lekak-lakuk tubuhnya.</p>
<ol>
<li><strong>d. </strong><strong>Film</strong><strong></strong></li>
</ol>
<p>Image Kerusakan akhlak yang diakibatkan oleh berbagai program tayangan TV bukan isapan Jempol, Ghazwul Fikri adalah sebuah proyek besar musuh musuh Islam yang dilancarkan berbagai media TV. Berikut ini penjelasannya.</p>
<p><strong>Pengertian</strong><strong> </strong><strong>Ghozwulfikri</strong><strong>. </strong><strong></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Secara bahasa Ghozwul Fikri terdiri dari dua kata; ghozwah dan Fikr. Ghozwah berarti serangan, serbuan atau invasi. Fikr berarti pemikiran. Serangan atau serbuan disini berbeda dengan serangan dan serbuan dalam qital (perang).<strong></strong></p>
<p>Secara Istilah Penyerangan dengan berbagai cara terhadap pemikiran umat Islam guna merubah apa yang ada di dalamnya sehingga tidak lagi bisa mengeluarkan darinya hal-hal yang benar karena telah tercampur aduk dengan hal-hal tak islami.</p>
<p>Sasaran Ghazwul Fikri Menjauhkan umat Islam dari Dien (agama) nya.</p>
<p><strong><em>QS. 17:73;</em></strong> <strong><em>QS .5:49</em></strong>. Berusaha memasukkan yang sudah kosong Islamnya kedalam agama kafir. <strong><em>QS.</em></strong><strong><em> </em></strong><strong><em>2;217, QS.</em></strong><strong><em> </em></strong><strong><em>2;120</em></strong>. Memadamkan cahaya (agama) Allah. <strong><em>QS.</em></strong><strong><em> </em></strong><strong><em>61;8, QS</em></strong><strong><em> </em></strong><strong><em>.9;32</em></strong><strong><em>.</em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong><strong>Metode Ghazwul Fikri Membatasi Supaya Islam Tidak Tersebar  Luas.</strong></p>
<ul>
<li>Tasykik (pendangkalan/keragu-raguan) Gerakan yang berupaya menciptakan keragu-raguan dan pendangkalan kaum muslimin terhadap agamanya.</li>
<li>Tasywih (Pencemaran/pelecehan) Upaya orang kafir untuk menghilangkan kebanggaan kaum muslimin terhadap Islam dengan menggambarkan Islam secara buruk.</li>
<li>Tadhlil (penyesatan) Upaya orang kafir menyesatkan umat mulai dari cara yang halus sampai cara yang kasar.</li>
<li>Taghrib (pembaratan/westernisasi) Gerakan yang sasarannya untuk mengeliminasi Islam, mendorong kaum muslimin agar mau menerima seluruh pemikiran dan perilaku barat. Menyerang Islam dari dalam</li>
<li>Penyebaran faham sekuralisme. Berusaha memisahkan antara agama dengan kehidupan bermasyarakat danbernegara.</li>
<li>Penyebaran faham nasionalisme. Nasionalisme membunuh ruh ukhuwah Islamiyah yang merupakan azas kekuatan umat Islam.Hadist : “Bukan dari golonganku orang yang mengajak pada ashobiyah dan bukan golonganku orang yang berperang atas dasar ashobiyah dan bukan dari golonganku orang yang mati karena ashobiyah”</li>
<li>Pengrusakan akhlak umat lslam terutama para pemudanya.</li>
</ul>
<p><strong>Sarana Ghazwul Fikri : Mass Media, Cetak dan, Elektronika</strong></p>
<p>Hasil Ghazwul Fikr :</p>
<p>1. Umat Islam menyimpang dari Al-Qur’an dan As-Sunnah QS 25:30<strong></strong></p>
<p>2. Minder dan rendah diri QS 3:139</p>
<p>3. Ikut-ikutan QS 17:36</p>
<p>4. Terpecah-belah QS 30:32</p>
<p>Alat Penting Ghazwul Fikri Kerusakan akhlak yang diakibatkan oleh berbagai program tayangan TV bukan isapan Jempol, Ghazwul Fikri adalah sebuah proyek besar musuh musuh Islamyang dilancarkan berbagai media TV.</p>
<p>Realitas suguhan acara televisi di negeri ini nyaris semuanya melanggar syari&#8217;ah Islam. Begitu pendapat Abdurrahman Al-Mukaffi dalam bukunya Kategori Acara TV dan Media Cetak Haram di Indonesia. Celakanya, ummat yang mayoritas ini seolah tidak berdaya menghadapi sergapan ghazwul fikri (perang pemikiran) yang dilancarkan musuh-musuh Islam lewat &#8216;kotak ajaib&#8217; itu.</p>
<p>Kenapa Ghazwul Fikri disebut sebagai tantangan da’wah paling berbahaya? Sebab dibandingkan dengan kebatilan-kebatilan dalam bentuk lain, Ghazwul Fikri jauh lebih merusak dan menghancurkan bahkan secara permanen. Dibandingkan dengan perang fisik atau militer, maka Ghazwul fikri ini memiliki beberapa keunggulan, antara lain:</p>
<p>1. Dana yang dibutuhkan tidak sebesar dana yang diperlukan untuk perang fisik.</p>
<p>2. Sasaran ghazwul fikri tidak terbatas.</p>
<p>3. Serangannya dapat mengenai siapa saja, dimana saja dan kapan saja.</p>
<p>4. Tidak ada korban dari pihak penyerang.</p>
<p>5. Sasaran yang diserang tidak merasakan bahwa sesungguhnya dirinya dalam kondisi diserang.</p>
<p>6. Dampak yang dihasilkan sangat fatal dan berjangka panjang.</p>
<p>7. Efektif dan efisien.</p>
<p><strong>Target dan Sasaran ghazul Fikri</strong></p>
<p>ü  Mencegah ruh Islam tersebar ke seluruh persada bumi</p>
<p>ü  Menyebarkan berbagai kebohongan tentang syari’at Islam</p>
<p>ü  Mengangkat segi-segi kelemahan yang ada di berbagai negara Islam dan membebankannya kepada Islam</p>
<p>ü  Memberikan gambaran bahwa Islam agama kekerasan dan pertunpahan darah</p>
<p>ü  Menampilkan berbagai keistimewaan Islam sebagai kelemahannya</p>
<p>ü  Menuduh Islam merusak daya cipta dan kecerdasan pengikutnya</p>
<p><strong>Inilah ungkapan-ungkapan mereka tentang Islam</strong><strong></strong></p>
<p>Misionaris Takly berkata, “..Kita harus menjelaskan kepada umat Islam bahwa apa yang benar di dalam Al-quran bukanlah sesuatu yang baru. Aka tetapi sesuatu yang baru di dalam Al-Quran belumlah tentu benar.”</p>
<p>Orientalis Perancis berkata, “Agama Muhammad adalah semacam penyakit lepra yang mewabah dan dapat memusnahkan umat manusia secara dahsyat. Siap yang menganut Islam ia akan ditimpa penyakit lemah dan malas…”</p>
<p>Sebagian yang lain berkata, “Kuburan Muhammad bagaikan aliran tiang listrik yang mengalirkan arus kegilaan ke dalam jiwa orang-orang Islam. Hal inilah yang menyebabkan mereka melakukan hal-hal aneh; seperti mengulang-ulang kata “Allah” tanpa batas, dan menghidupkan kebiasaan lama seperti mencaci daging bai, alcohol dan musik…”</p>
<p><strong>B.    Menghancurkan Islam Dari Dalam</strong></p>
<p>Mereka menikam Islam dari dalam dengan menggunakan budak-budak atau antek-antek mereka untuk menebarkan pemikiran-pemikiran yang negatif . Dengan menggunakan anak-anak negeri jajahan, diharapkan ghozwul fikri bisa berjalan mulus tanpa ada rintangan yang berarti. Sebagaimana yang kita saksikan dewasa ini tentang gerakan femenisme yang berkembang di berbgai negara Islam yang seolah-olah tidak rela akan kodratnya yang diciptakan beda dengan pria. Mereka mendengungkan slogan emansipasi wanita yang sesungguhnya adalah eksploitasi wanita yang berlebihan dan bertentangan dengan fitarh wanita itu sendiri.<br />
Anehnya dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan yang diadakan di Kairo pada tahun 1994, Konferensi yang didukung oleh Barat dan PBB memutuskan sebuah resolusi yang aneh dalam membatasi jumlah penduduk dengan cara-cara sebagai berikut;</p>
<ul>
<li>Melegalisasi aborsi</li>
<li>Mengusulkan kebebasab sex education dan sex information</li>
<li>Mendorong hubungan seksual ekstra-material</li>
<li>Mendukung ekonomi pasar penyebaran alat-alat kontrasepsi</li>
</ul>
<p><strong>Bentuk-bentuk Ghozwul Fikr</strong></p>
<h4>1. Perusakan Akhlaq</h4>
<p>Dengan berbagai media musuh-musuh Islam melancarkan program-program yang bertujuan merusak akhlaq generasi muslim. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, sampai yang tua renta sekalipun. Di antara bentuk perusakan itu adalah lewat majalah-majalah, televisi, serta musik. Dalam media-media tersebut selalu saja disuguhkan penampilan tokoh-tokoh terkenal yang pola hidupnya jelas-jelas jauh dari nilai-nilai Islam. Mulai dari cara berpakaian, gaya hidup dan ucapan-ucapan yang mereka lontarkan.</p>
<p>Dengan cara itu, mereka telah berhasil membuat idola-idola baru yang gaya hidupnya jauh dari adab Islam. Hasilnya betul-betul luar biasa, banyak generasi muda kita yang tergiur dan mengidolakan mereka.</p>
<h4>2. Perusakan Pola Pikir</h4>
<p>Dengan memanfaatkan media-media tersebut di atas, mereka juga sengaja menyajikan berita yang tidak jelas kebenarannya, terutama yang berkenaan dengan kaum muslimin. Seringkali mereka memojokkan posisi kaum muslim tanpa alasan yang jelas. Mereka selalu memakai kata-kata; teroris, fundamentalis untuk mengatakan para pejuang kaum muslimin yang gigih mempertahankan kemerdekaan negeri mereka dari penguasaan penjajah yang zhalim dan melampui batas. Sementara itu di sisi lain mereka mendiamkan setiap aksi para perusak, penindas, serta penjajah yang sejalan dengan mereka; seperti Israel, Atheis Rusia, Fundamentalis Hindu India, Serbia, serta yang lain-lainnya. Apa-apa yang sampai kepada kaum muslimin di negeri-negeri lain adalah sesuatu yang benar-benar jauh dari realitas. Bahkan, sengaja diputarbalikkan dari kenyataan yang sesungguhnya.</p>
<h4>3. Sekulerisasi Pendidikan</h4>
<p>Hampir di seluruh negeri muslim telah berdiri model pendidikan sekolah yang lepas dari nilai-nilai keagamaan. Mereka sengaja memisahkan antara agama dengan ilmu pengetahuan di sekolah. Sehingga muncullah generasi-generasi terdidik yang jauh dari agamanya. Sekolah macam inilah yang mereka dirikan di bumi Islam pada masa penjajahan (imperialisme), untuk menghancurkan Islam dari dalam tubuhnya sendiri.</p>
<h4>4. Pemurtadan</h4>
<p>Ini adalah program yang paling jelas kita saksikan. Secara terang-terangan orang-orang non muslim menawarkan &#8220;bantuan&#8221; ekonomi; mulai dari bahan makanan, rumah, jabatan, sekolah, dan lain-lainnya untuk menggoyahkan iman orang-orang Islam.</p>
<p>Pastor Takly berkata: &#8220;Kita harus mendorong pembangunan sekolah-sekolah ala Barat yang sekuler. Karena ternyata banyak orang Islam yang goyah aqidahnya dengan Islam dan Al Qur&#8217;an setelah mempelajari buku-buku pelajaran Barat dan belajar bahasa asing&#8221;.</p>
<p>Samuel Zwemer dalam konferensi Al Quds untuk para pastor pada tahun 1935 mengatakan: &#8220;Sebenarnya tugas kalian bukan mengeluarkan orang-orang Islam dari agamanya menjadi pemeluk agama kalian. Akan tetapi menjauhkan mereka dari agamanya (Al Qur&#8217;an dan Sunnah). Sehingga mereka menjadi orang- orang yang putus hubungan dengan Tuhannya dan sesamanya (saling bermusuhan), menjadi terpecah- belah dan jauh dari persatuan. Dengan demikian kalian telah menyiapkan generasi-generasi baru yang akan memenangkan kalian dan menindas kaum mereka sendiri sesuai dengan tujuan kalian&#8221;.</p>
<p>Abdurrahman membuat 8 kategori acara televisi dan media cetak yang merupakan bagian dari strategi ghazwul fikri, dan karenanya haram ditonton oleh kaum Muslim.</p>
<p>01.Membius pandangan mata/ Pameran aurat/ .</p>
<p>Banyak disuguhkan wanita-wanita calon penghuni neraka dari kalangan artis dan pelacur. Mereka menjadikan ruang redaksi bagaikan rumah bordil yang menggelar zina mata massal. Saluran televisi dan internet berlomba-lomba menyajikan artis-artis, baik dengan pakaian biasa, ketat, pakaian renang, sampai yang telanjang. Penonton diajak untuk tidak punya rasa malu, hilang iman, mengikuti panggilan nafsu, dan menghidupkan dunia mimpi.</p>
<p>02. Membudayakan ikhtilat (campur baur tanpa batas syar’i).</p>
<p>Sekumpulan laki-laki dan wanita yang bukan mahram, biasa bergumul jadi satu tanpa batas. Tayangan semacam ini tak ubahnya membuka transaksi zina.</p>
<p>03. Membudayakan khalwat (berdua-duaan).</p>
<p>Kisah-kisah percintaan bertebaran di berbagai acara. Frekuensi suguhan kisah-kisah pacaran dan kencan makin melegitimasi budaya khalwat.</p>
<p>04. Mengalunkan nyanyian dan musik setan.</p>
<p>Televisi dan berbagai media audio banyak menyiarkan bait syair lagu berupa mantera perzinaan yang diiringi alunan alat musik berkedokromantisme.</p>
<p>05. Menyemarakkan zina.</p>
<p>Sajian dari luar negeri maupun lokal yang banyak menyertakan adegan peluk, cium, dan ranjang membuktikan bahwa televisi dan internet adalah corong zina. Aksi zina yang menyeluruh, baik zina mata, telinga, hati, lidah, tangan, kaki, dan kemaluan.</p>
<p>06. Mempromosikan liwath (homoseksual dan lesbian).</p>
<p>Para artis dan selebritis yang mengidap penyakit homoseks dijadikan contoh gaya hidup modern dan high class. Kaum homo makin bebas berkeliaran dengan berlindung di bawah payung hak asasi manusia.</p>
<p>07. Menebarkan syirik.</p>
<p>Televisi banyak mengekspos praktik pedukunan, mistik, ramalan, dan sihir yang dapat menghancurkan aqidah ummat.</p>
<p>08. Tenggelam dalam laghwun.</p>
<p>Acara-acara yang tak ada manfaatnya banyak disuguhkan untuk pemirsa, misalnya gunjingan/ gosip tentang kehidupan pribadi selebriti dan humor berlebihan, sehingga lupa mengerjakan hal-hal yang justru penting seperti dzikir kepada Allah Subhaanahuwa ta&#8217;ala dan belajar ilmu agama maupun dunia.</p>
<p>REFERENSI</p>
<p>Daud Rasyid, M.A, AL-Ghazwu Al-Fikri dalam sorotan Islam.</p>
<p>Prof. Abdul Rahman H. Habanakah, Metode merusak akhlaq dari Barat,</p>
<p>Abu Ridha, Pengantar Memahami AL-Ghazwu Al-Fikri</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nicohendrick.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nicohendrick.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nicohendrick.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nicohendrick.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nicohendrick.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nicohendrick.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nicohendrick.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nicohendrick.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nicohendrick.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nicohendrick.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nicohendrick.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nicohendrick.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nicohendrick.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nicohendrick.wordpress.com/54/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nicohendrick.wordpress.com&amp;blog=10188023&amp;post=54&amp;subd=nicohendrick&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/12/04/ghozwul-fikr-sebagai-tantangan-tabligh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ed8553a578ed89a1c2a6f8a24c0faa83?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">3lfaliqi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nicohendrick.files.wordpress.com/2009/12/dsc025131.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">DSC02513</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ingin Ku dan Keinginan Mu</title>
		<link>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/11/29/ingin-ku-dan-keinginan-mu/</link>
		<comments>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/11/29/ingin-ku-dan-keinginan-mu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 13:44:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nico hendrick</dc:creator>
				<category><![CDATA[bebas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nicohendrick.wordpress.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[30 November 2009 Terlintas di hati, kapankah aku akan menemukan seseorang yang bisa mengerti aku dan aku pun mengerti dia, hingga nantinya berakhir dengan kebahagian bersama, kesedihan bersama, dan selalu dihiasi dengan kebersamaan. Sungguh luar biasa bila ada semua keinginan itu, waktu akan menjawab, langkah akan mengiringi, dan do’a akan menyampaikan,,,,. Semua penuh dengan tanda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nicohendrick.wordpress.com&amp;blog=10188023&amp;post=51&amp;subd=nicohendrick&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>30 November 2009</p>
<p>Terlintas di hati, kapankah aku akan menemukan seseorang yang bisa mengerti aku dan aku pun mengerti dia, hingga nantinya berakhir dengan kebahagian bersama, kesedihan bersama, dan selalu dihiasi dengan kebersamaan. Sungguh luar biasa bila ada semua keinginan itu, waktu akan menjawab, langkah akan mengiringi, dan do’a akan menyampaikan,,,,.</p>
<p>Semua penuh dengan tanda tanya, semuanya didahului dengan pertanyaan, yang rasa ingin tahu kian menggebu-gebu. Semua sudah disediakan oleh Tuhan, manusia hanya meraba-raba dan menerka-nerka, belum ada kepastian namun sudah ada kebenaran,,,.</p>
<p><span id="more-51"></span>Kahlil Gibran mampu menggugah dunia dengan tulisan-tulisan romantisnya, menjadi referensi kaum Adam dan Hawa mengarungi bahtera cinta, namun bagi aku tidak, tulisan hanyalah sampah belaka, yang kemudian sampah itu dikelolah menjadi pernak-pernik indah yang membuat orang tercengang melihatnya.</p>
<p>Tidakkah ada Cinta yang Maha Dahsyat dari segala cinta yang ada ! cinta yang tak terkotori, selalu terjaga, dan sulit untuk menggapainya, namun apakah tidak mungkin cahaya cinta itu bisa sedikit masuk ke relung hatiku dan hatimu,,,,.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nicohendrick.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nicohendrick.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nicohendrick.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nicohendrick.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nicohendrick.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nicohendrick.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nicohendrick.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nicohendrick.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nicohendrick.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nicohendrick.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nicohendrick.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nicohendrick.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nicohendrick.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nicohendrick.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nicohendrick.wordpress.com&amp;blog=10188023&amp;post=51&amp;subd=nicohendrick&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/11/29/ingin-ku-dan-keinginan-mu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ed8553a578ed89a1c2a6f8a24c0faa83?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">3lfaliqi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jeritan Hatiku Untukmu</title>
		<link>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/11/29/jeritan-hatiku-untukmu/</link>
		<comments>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/11/29/jeritan-hatiku-untukmu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 13:34:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nico hendrick</dc:creator>
				<category><![CDATA[bebas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nicohendrick.wordpress.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Minggu, 29 November 2009 Hari ini hujan begitu derasnya. Sampai-sampai teman di sebelah memanggilku, tak terdengan olehku suaranya. Hujan yang dihiasi awan gelap menjadi saksi hari ini, tidak bisa tidak bahwa saat ini aku merasa orang paling jahat dan brengsek di dunia ini. Sampai saat ini telah berapa banyak aku menyakiti hati orang lain ? [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nicohendrick.wordpress.com&amp;blog=10188023&amp;post=49&amp;subd=nicohendrick&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Minggu, 29 November 2009</p>
<p>Hari ini hujan begitu derasnya. Sampai-sampai teman di sebelah memanggilku, tak terdengan olehku suaranya. Hujan yang dihiasi awan gelap menjadi saksi hari ini, tidak bisa tidak bahwa saat ini aku merasa orang paling jahat dan brengsek di dunia ini.<br />
Sampai saat ini telah berapa banyak aku menyakiti hati orang lain ? membuat orang lain kecewa, membuat orang menjauh dariku, semuanya tidak pernah minta izin kepada hati ini, berlalu begitu saja,,,dan yang menyedihkan lagi, aku tetap saja beranggapan bahwa akulah yang selalu benar dan tidak pernah salah,,,,<br />
<span id="more-49"></span>Tidak mengapa jika aku mau tertawa sekarang, tapi yang mengherankan sekarang adalah mengapa hati ini menjadi kecut, dan tubuh menjadi kaku, dan air mata tak disadari telah sampai di wajahku, ada apa ini ??? apa yang terjadi ???<br />
Benarkah ini yang dikatakan oleh banyak orang bahwa “baru sadar dia”, jika ia, apakah begitu jahatnya diriku ini ??? akh dasar nafsu kembali untuk membela diri ini, yang jelas-jelas telah banyak melakukan kesalahan.<br />
Aku mau mengatakan bahwa aku memang orang yang sering membuat sakit hati orang lain, telah berapa banyak orang yang merasa dirinya begitu amat dikecewakan olehku, aku katakan itu memanglah benar, ini bukan penghapusan dosa yang biasa dilakukan oleh jemaat gereja,,,ini juga bukan taubat yang dilakukan oleh seorang penjahat yang baru mengenal diri dan Tuhannya, ini hanya sebatas bagian kecil kesalahan yang pernah aku berbuat menurutku.<br />
Karenanya, mulai hari ini dan mungkin seterusnya, aku akan memberikan yang terbaik untukku, juga buat semua orang yang pernah aku sakit. Baik secara sindiran, maupun sms yang menyiratkan bahwa aku benci padamu. Begitu juga dengan yang pernah aku kenal, maukah kalian memaafkanku? Atau sekedar, menyadari bahwa  aku  mahluk yang jauh dari sempurna. Ok,Man?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nicohendrick.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nicohendrick.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nicohendrick.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nicohendrick.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nicohendrick.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nicohendrick.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nicohendrick.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nicohendrick.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nicohendrick.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nicohendrick.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nicohendrick.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nicohendrick.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nicohendrick.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nicohendrick.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nicohendrick.wordpress.com&amp;blog=10188023&amp;post=49&amp;subd=nicohendrick&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/11/29/jeritan-hatiku-untukmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ed8553a578ed89a1c2a6f8a24c0faa83?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">3lfaliqi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemikiran Pembaharuan Muhammad Iqbal</title>
		<link>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/11/18/pemikiran-pembaharuan-muhammad-iqbal/</link>
		<comments>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/11/18/pemikiran-pembaharuan-muhammad-iqbal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 08:07:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nico hendrick</dc:creator>
				<category><![CDATA[Theologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nicohendrick.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[&#160; B.Riwayat Singkat Muhammad Iqbal (1877-1938 M) lahir di Sialkot, Punjab, wilayah Pakistan (sekarang), 9 Nopember 1877M, dari keluarga yang religius. Ayahnya, Muhammad Nur adalah seorang tokoh sufi, sedang ibunya, Imam Bibi, juga dikenal sebagai muslimah yang salehah. Pendidikan formalnya dimulai di Scottish Mission School, di Sialkot, di bawah bimbingan Mir Hasan, seorang guru yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nicohendrick.wordpress.com&amp;blog=10188023&amp;post=44&amp;subd=nicohendrick&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://nicohendrick.files.wordpress.com/2009/11/lutu.jpg"><img src="http://nicohendrick.files.wordpress.com/2009/11/lutu.jpg?w=104&#038;h=124" alt="" title="lutu" width="104" height="124" class="alignleft size-full wp-image-47" /></a>
<p>&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">B.Riwayat Singkat</p>
<p>Muhammad Iqbal (1877-1938 M) lahir di Sialkot, Punjab, wilayah Pakistan (sekarang), 9 Nopember 1877M, dari keluarga yang religius. Ayahnya, Muhammad Nur adalah seorang tokoh sufi, sedang ibunya, Imam Bibi, juga dikenal sebagai muslimah yang salehah. Pendidikan formalnya dimulai di Scottish Mission School, di Sialkot, di bawah bimbingan Mir Hasan, seorang guru yang ahli sastra Arab dan Persia. Kemudian di Goverment College, di Lahore, sampai mendapat gelas BA, tahun 1897, dan meraih gelar Master dalam bidang filsafat, tahun 1899, dibawah bimbingan Sir Thomas Arnold, seorang orientalis terkenal. Selama pendidikan ini, Iqbal menerima beasiswa dan dua medali emas karena prestasinya dalam bahasa Arab &amp; Inggris2<br />
<span id="more-44"></span> Iqbal kemudian menjadi dosen di Goverment College dan mulai menulis syair-syair dan buku. Akan tetapi, di sini tidak dijalani lama, karena pada tahun 1905, atas dorongan Arnold, Iqbal berangkat ke Eropa untuk melanjutkan studi di Trinity College, Universitas Cambridge, London, sambil ikut kursus advokasi di Lincoln Inn. Di lembaga ini ia banyak belajar pada James Wird dan JE. McTaggart, seorang neo-Hegelian. Juga sering diskusi dengan para pemikir lain serta mengunjungi perpustakaan Cambridge, London dan Berlin. Untuk keperluan penelitiannya, ia pergi ke Jerman mengikuti kuliah selama dua semester di Universitas Munich yang kemudian mengantarkannya meraih gelar doctoris philosophy gradum, gelar doctor dalam bidang filsafat pada Nopember 1907, dengan desertasi The Development of Metaphysics in Persia, di bawah bimbingan Hommel. Selanjutnya, balik ke London untuk meneruskan studi hukum dan sempat masuk School of Political Science3.<br />
Yang penting dicatat dalam kaitannya dengan gagasan seni Iqbal adalah tren pemikiran yang berkembang di Eropa saat itu. Menurut MM Syarif, masyarakat Jerman, saat Iqbal tinggal di sana, sedang berada dalam cengkeraman filsafat Nietzsche (1844-1990 M), yakni filsafat kehendak pada kekuasaan. Gagasannya tentang manusia super (superman) mendapat perhatian besar dari para pemikir Jerman, seperti Stefen George, Richard Wagner dan Oswald Spengler. Hal yang sama terjadi juga di Perancis, berada dibawah pengaruh filsafat Henri Bergson (1859-1941 M), élan vital, gerak dan perubahan. Sementara itu, di Inggris, Browning menulis syair-syair yang penuh dengan kekuatan dan Carlyle menulis karya yang memuji pahlawan dunia. Bahkan, dalam beberapa karyanya, Lloyd Morgan dan McDougall, menganggap tenaga kepahlawanan sebagai essensi kehidupan dan dorongan perasaan keakuan (egohood) sebagai inti kepribadian manusia. Filsafat vitalitis yang muncul secara simultan di Eropa tersebut memberikan pengaruh yang besar pada Iqbal4.<br />
Selanjutnya, saat di London yang kedua kalinya, Iqbal sempat ditunjuk sebagai guru besar bahasa dan sastra Arab di Universitas London, menggantikan Thomas Arnold. Juga diserahi jabatan ketua jurusan bidang filsafat dan kesusastraan Inggris di samping mengisi ceramah-ceramah keislaman. Ceramahnya di Caxton Hall, yang pertama kali diadakan, kemudian disiarkan mass media terkemuka Inggris. Namun, semua itu tidak lama, karena Iqbal lebih memilih pulang ke Lahore, dan membuka praktek pengacara di samping sebagai guru besar di Goverment College Lahore. Akan tetapi, panggilan jiwa seninya yang kuat membuat ia keluar dari profesi tersebut. Ia juga menolak ketika ditawari sebagai guru besar sejarah oleh Universitas Aligarh, tahun 1909. Iqbal lebih memilih sebagai penyair yang kemudian mengantarkannya ke puncak popularitas sebagai seorang pemikir yang mendambakan kebangkitan dunia Islam5.<br />
Akhir tahun 1926, Iqbal masuk kehidupan politik ketika dipilih menjadi anggota DPR Punjab. Bahkan, tahun 1930, ia ditunjuk sebagai presiden sidang Liga Muslim yang berlangsung di Allahabad, yang menelorkan gagasan untuk mendirikan negara Pakistan sebagai alternatif atas persoalan antara masyarakat muslim dan Hindu. Meski mendapat reaksi keras dari para politisi, gagasan tersebut segera mendapat dukungan dari berbagai kalangan, sehingga Iqbal diundang untuk menghadiri Konferensi Meja Bundar di London, tahun 1932, juga konferensi yang sama pada tahun berikutnya, guna membicarakan gagasan tersebut. Tahun 1935 ia diangkat sebagai ketua Liga Muslim cabang Punjab dan terus berkomunikasi dengan Ali Jinnah. Namun, pada tahun yang sama, ia mulai terserang penyakit, dan semakin parah sampai mengantarkannya pada kematian, tanggal 20 April 19386.<br />
Iqbal mewariskan banyak karya tulis, berbentuk prosa, puisi, jawaban atas tanggapan orang atau kata pengantar bagi karya orang lain. Kebanyakan karya-karya ini menggunakan bahasa Persia, semua ia maksudkan agar karyanya bisa diakses oleh dunia Islam, tidak hanya masyarakat India. Sebab, saat itu, bahasa Persi adalah bahasa yang dominan di dunia Islam dan dipakai masyarakat terpelajar. Karya-karyanya, antara lain, The Development of Metaphysic in Persia (desertasi, terbit di London, 1908), Asra-I Khudi (Lahore, 1916, tentang proses mencapai insan kamil) Rumuz-I Bukhudi (Lahore, 1918), Javid Nama (Lahore, 1932), The Reconstruction of Religious Thought in Islam (London, 1934), Musafir (Lahore, 1936), Zarb-I Kalim (Lahore, 1937), Bal-I Jibril (Lahore, 1938), dan Letters and Writings of Iqbal (Karachi, 1967, kumpulan surat dan artikel Iqbal)</p>
<p>C.Gagasan dan pemikiran M. Iqbal</p>
<p>Methafisika<br />
Dalam pemikiran filsafat, Iqbal mengumandangkan misi kekuatan dan kekuasaan Tuhan, selain itu beliau juga menyatakan bahwasanya pusat dan landasan organisasi kehidupan manusia adalah ego yang dimaknai sebagai seluruh cakupan pemikiran dan kesadaran tentang kehidupan. Ia senantiasa bergerak dinamis untuk menuju kesempurnaan dengan cara mendekatkan diri pada ego mutlak, Tuhan. Karena itu, kehidupan manusia dalam keegoanya adalah perjuangan terus menerus untuk menaklukkan rintangan dan halangan demi tergapainya Ego Tertinggi. Dalam hal ini, karena rintangan yang terbesar adalah benda atau alam, maka manusia harus menumbuhkan instrumen-instrumen tertentu dalam dirinya, seperti daya indera, daya nalar dan daya-daya lainnya agar dapat mengatasi penghalang-penghalang tersebut. Selain itu, manusia juga harus terus menerus menciptakan hasrat dan cita-cita dalam kilatan cinta (`isyq), keberanian dan kreativitas yang merupakan essensi dari keteguhan pribadi. Seni dan keindahan tidak lain adalah bentuk dari ekspresi kehendak, hasrat dan cinta ego dalam mencapai Ego Tertinggi tersebut7.<br />
Kendati mengumandangkan misi kekuatan dan kekuasaan Tuhan, namun Iqbal tidak menjadikannya membunuh ego kreasi yang bersemayam di kedalaman diri. Ia selalu membuka katup cakrawala pemikirannya atas dunia di luar Islam (terutama Barat). Ketika Iqbal meramu postulat, &#8220;Saya berbuat, karena itu saya ada (I act, therefore I exist)&#8221;, membedakannya dengan pemikir Muslim terdahulu yang banyak terjebak kenikmatan &#8220;asketisme di sana &#8220;.<br />
Menyatukan diri dengan Tuhan, tetapi ego kreasi dalam diri terkikis habis. Gejala tersebut oleh Iqbal diistilahkan dengan &#8220;kesadaran mistis&#8221; dan tentunya sangat bertentangan dengan &#8220;kesadaran profetik&#8221;. Kesadaran mistik adalah istilah yang digunakan Iqbal untuk mengategorikan konsep wahdah al-wujud sebagai salah satu usaha yang dilakukan manusia dengan menafikan kehendak pribadi ketika mengidentifikasikan diri dengan Tuhan. Maka, aktivitas kreatif menjadi tidak terlihat dalam hidup keseharian. Sedangkan, kesadaran profetik adalah sebuah cara mengembangkan kesadaran melalui aktivitas kreatif yang bebas dan melalui kesadaran bahwa aktivitas kreatif manusia adalah aktivitas Ilahi.<br />
Jadi, konsep wahdah al-wujud dalam perspektif Iqbal adalah pengidentifikasian keinginan pribadi dengan kehendak Tuhan melalui cara penyempurnaan diri, bukan penafian diri. Kehendak manusia pada posisi demikian menjadi otonom, tetapi tetap dalam koridor bimbingan Ilahi. Iqbal tidak serta merta mengakui kedaulatan postulat milik Descartes, cogito ergo sum, karena eksistensi manusia tidak ada hanya dengan melakukan kegiatan berpikir untuk mengeksiskan diri. Intelektualisme yang hanya mendewakan rasionalitas tidak akan eksis tanpa ada aktivisme yang berdimensi praktis.</p>
<p>Estetika</p>
<p>Berdasarkan konsep kepribadian yang memandang kehidupan manusia yang berpusat pada ego inilah, Iqbal memandang kemauan adalah sumber utama dalam seni, sehingga seluruh isi seni –sensasi, perasaan, sentimen, ide-ide dan ideal-ideal— harus muncul dari sumber ini. Karena itu, seni tidak sekedar gagasan intelektual atau bentuk-bentuk estetika melainkan pemikiran yang lahir berdasarkan dan penuh kandungan emosi sehingga mampu menggetarkan manusia (penanggap)8. Seni yang tidak demikian tidak lebih dari api yang telah padam.<br />
Karena itu, Iqbal memberi kriteria tertentu pada karya seni ini. Pertama, seni harus merupakan karya kreatif sang seniman, sehingga karya seni merupakan buatan manusia dalam citra ciptaan Tuhan. Ini sesuai dengan pandangan Iqbal tentang hidup dan kehidupan. Menurutnya, hakekat hidup adalah kreativitas karena dengan sifat-sifat itulah Tuhan sebagai sang Maha Hidup mencipta dan menggerakan semesta. Selain itu, hidup manusia pada dasarnya tidaklah terpaksa melainkan sukarela, sehingga harus ada kreativitas untuk menjadikannya bermakna. Karena itu, dalam pandangan Iqbal, dunia bukan sesuatu yang hanya perlu dilihat atau dikenal lewat konsep-konsep tetapi sesuatu yang harus dibentuk dan dibentuk lagi lewat tindakan-tindakan nyata.<br />
Dalam pemikiran filsafat, gagasan seni Iqbal tersebut disebut sebagai estetika vitalisme, yakni bahwa seni dan keindahan merupakan ekspresi ego dalam kerangka prinsip-prinsip universal dari suatu dorongan hidup yang berdenyut di balik kehidupan sehingga harus juga memberikan kehidupan baru atau memberikan semangat hidup bagi lingkungannya, atau bahkan mampu memberikan “hal baru” bagi kehidupan9. Dengan menawan sifat-sifat Tuhan dalam penyempurnaan kualitas dirinya, manusia harus mampu menjadi “saingan” Tuhan. Di sinilah hakekat pribadi yang hidup dalam diri manusia dan menjadi kebanggaannya dihadapan Tuhan. Mari kita lihat syairnya.<br />
Kedua, berkaitan dengan pertama, kreatifitas tersebut bukan sekedar membuat sesuatu tetapi harus benar-benar menguraikan jati diri sang seniman, sehingga karyanya bukan merupakan tiruan dari yang lain (imitasi), dari karya seni sebelumnya maupun dari alam semesta. Bagi Iqbal, manusia adalah pencipta bukan peniru, dan pemburu bukan mangsa, sehingga hasil karya seninya harus menciptakan ‘apa yang seharusnya’ dan ‘apa yang belum ada’, bukan sekedar menggambarkan ‘apa yang ada’ (Azzam, 1985, 141). Dalam salah satu puisinya, Iqbal mengecam dan menyebut sebagai kematian terhadap seni Timur yang meniru seni Barat.<br />
Di negeri ini berjangkit kematian imaginasi<br />
Karena seni asing dan mengikuti Barat<br />
Kulihat awan kelabu dan Behzad masaku<br />
Merombak dunia Timur yang kemilau nan abadi<br />
O, para seni di Timur<br />
Usai sudah kreasi masa kini dan masa lalu<br />
Berapa banyak kreasi tercipta<br />
Tunjukkan pada kami pribadi<br />
Pada semua bidang membumbung tinggi<br />
Konsep-konsep seni dan keindahan Iqbal tersebut hampir sama dengan teori seni Benedetto Croce (1866-1952 M), seorang pemikir Italia yang sezaman dengan Iqbal. Menurutnya, seni adalah kegiatan kreatif yang tidak mempunyai tujuan dan juga tidak mengejar tujuan tertentu kecuali keindahan itu sendiri, sehingga tidak berlaku kriteria kegunaan, etika dan logika. Kegiatan seni hanya merupakan penumpahan perasaan-perasaan seniman, visi atau intuisinya, dalam bentuk citra tertentu, baik dalam bentuk maupun kandungan isinya. Jika hasil karya seni ini kemudian diapresiasi oleh penanggap, hal itu disebabkan karya seni tersebut membangkitkan intuisi yang sama pada dirinya sebagaimana yang dimiliki oleh sang seniman10. Dengan pernyataan seperti ini, mengikuti Syarif, teori Croce berarti terdiri atas empat hal, (1) bahwa seni adalah kegiatan yang sepenuhnya mandiri dan bebas dari segala macam pertimbangan etis, (2) bahwa kegiatan seni berbeda dengan kegiatan intelek. Seni lebih merupakan ekspresi diri atas pengalaman individu (intuitif) dan menghasilkan pengetahuan langsung dalam bentuk individualitas kongkrit, sedang intelek lebih merupakan kegiatan analitis dan menghasilkan pengetahuan reflektif. (3) bahwa kegiatan seni ditentukan oleh perkembangan kepribadian seniman, (4) bahwa apresiasi adalah penghidupan kembali pengalaman-pengalaman seniman didalam diri penanggap.<br />
Pandangan seni Iqbal tidak berbeda dengan teori Croce tersebut, kecuali pada bagian pertama. Iqbal menolak keras kebebasan seni dan keterlepasaannya dari etika. Iqbal justru menempatkan seni dibawah kendali moral, sehingga tidak ada yang bisa disebut seni –betatapun ekspresifnya kepribadian sang seniman— kecuali jika mampu menimbulkan nilai-nilai yang cemerlang, menciptakan harapan-harapan baru, kerinduan dan aspirasi baru bagi peningkatan kualitas hidup manusia dan masyarakat. Dengan demikian, gagasan seni Iqbal tidak hanya ekspresional tetapi sekaligus juga fungsional.</p>
<p>Etika<br />
Dalam filsafat tentang etika Iqbal menghimbau masyarakat timur (umat Islam), untuk kembali kepada ajaran Islam yang agung serta menjauhi peradaban Barat (Eropa) yang merusak. Iqbal memandang bahwasanya sebab kemunduran umat Islam adalah kecendrungan yang membabibuta terhadap kebudayaan Barat yang telah membunuh karakter mereka dengan terus mengadopsi budaya-budaya Barat tanpa proses filterisasi.<br />
Iqbal mengungkapkan pandangannya terhadap budaya Barat: “Akan tetapi terpulanglah kepada kalian dan peradaban tanpa agama yang menghadapi pertarungan yang berkepanjangan dengan al-Hak. Sesungguhnya malapetaka ini telah menghasilkan bencana yang besar kepada dunia seperti kembalinya al-Latta dan al-Uzza (keberhalaan) ke Tanah Haram Mekah, dimana hati manusia menjadi buta dengan sihirnya dan jiwa menjadi mati. Ia telah memadamkan cahaya hati atau menghilangkan hati dari pemiliknya. Ia juga telah mengubah siang yang terang benderang dengan meninggalkan insan tanpa roh dan tanpa nilai apa-apa lagi”.<br />
“Walaupun ilmu pengetahuan berkembang dan perusahaan maju di Eropa, namun lautan kegelapan memenuhi kehidupan mereka. Sesungguhnya ilmu pengetahuan, hikmah, politik dan pemerintahan yang berjalan di Eropa tidak lebih dari ketandusan dan kekeringan. Perkembangan itu telah mengorbankan darah rakyat dan jauh sekali dari arti nilai kemanusiaan dan keadilan. Apa yang terjadi ialah kemungkaran, meminum arak dan kemiskinan terbentang luas di negeri mereka. Inilah akibat yang menimpa umat manusia yang tidak tunduk kepada undang-undang Samawi ciptaan Ilahi. Inilah dia negeri-negeri yang hanya berbangga dengan terang benderang cahaya listrik dan teknologi modern. Dan sesungguhnya negeri-negeri yang dikuasai oleh alat-alat dan industri ini telah memusnahkan hati-hati manusia dan membunuh kasih sayang, kesetiaan dan makna kemanusiaan yang mulia”.<br />
Selanjutnya kata Iqbal, gerakan perkembangan ilmu pengetahuan dan rasionalisasi yang berlangsung dikalangan peradaban Barat tidak hanya membawa bahaya bagi bangsa mereka sendiri. Perkembangan teknologi informasi di era modern telah membawa kerusakan ini merasuki negeri-negeri Islam, yang merusak kejiwaan dan spritual umat Islam. Bagaimanapun, apa yang dikhawatirkan ialah munculnya gejala kebekuan dan kelumpuhan di kalangan umat Islam itu sendiri.<br />
Walaupun di satu sisi peradaban Barat dilihat secara positif dari aspek ilmiah, tetapi bagi Iqbal, beliau merasakan bahwa di dalam jiwa bangsa Barat tidak ada lagi wujud kasih sayang sesama umat manusia walaupun mereka sering mendengungkan nilai-nilai humanisme. Dan tidak ada lagi kepercayaan Barat kepada kebebasan, keadilan atau persamaan. Apa yang terjadi hanyalah bersifat teori dan bukannya praktek.<br />
Dalam pengulasan lebih lanjut, Iqbal secara berani mengeluarkan pernyataan: “Perkembangan Eropa itu sebenarnya tidak pernah memasuki kehidupan kemasyarakatan dalam bentuk yang amali dan hidup. Apa yang mereka slogankan dengan konsep demokrasi hanyalah pembahasan ilmiah, tetapi apa yang sebenarnya adalah penimbunan kekayaan golongan hartawan di atas air mata golongan fakir miskin”.<br />
Justru bagi Iqbal, hanya Islam yang mampu menyelesaikan semua permasalahan manusia. Ini karena kaum Muslimin memiliki pemikiran dan akidah yang kukuh dan sempurna &#8211; diasaskan atas petunjuk wahyu (al-Quran; S 3 : 110). Pemikiran dan pegangan yang kukuh ini dapat menjadi solusi kepada pelbagai problem kehidupan karena mempunyai kekuatan sama ada dari segi rohani maupun jasmani.<br />
Di sisi lain, Islam mengandung kekuatan yang mampu menangani semua permasalahan hidup manusia disebabkan sistem hidupnya yang bersandarkan kepada keimanan dan keagamaan. Dalam waktu yang sama Islam juga mendukung prinsip kebebasan, keadilan sesama manusia dalam kelompok sosialnya (al-Quran; S 4 : 36). Oleh karena itu ia mendorong manusia untuk melaksanakan ajaran Islam demi tercapainya tujuan tersebut.<br />
Adapun peraturan ciptaan manusia telah gagal mengemukakan gagasan penyelesaian dan mengangkat derajat kemanusian kerana ia bersifat lemah (sementara).<br />
Dunia yang selama ini ditafsirkan dari pendekatan materialisme adalah dunia yang buta dan kosong. Apa yang bergerak selama ini adalah gerakan tanpa nilai dan tanpa memiliki apa-apa tujuan. Berbeda sekali dengan pendekatan al-Quran terhadap kejadian alam, di mana dunia dan alam menurut ajaran Islam adalah berasaskan kepada kebenaran dan keadilan (al-Quran; S 4 : 135, S 6 : 153 dan S 16 : 90).<br />
Sesungguhnya, gagasan pemikiran yang diberikan oleh Iqbal telah memberikan harapan yang baik kepada Islam di masa depan . Bagaimanapun, apa yang diragukan hanyalah, sejauh manakah perlaksanaan Islam dalam kehidupan masyarakatnya pada waktu ini?. Adakah Islam yang hakiki terwujud dikalangan umatnya atau hanya sekadar dari aspek syiar semata-mata?.<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal">
D.Kesimpulan</p>
<p>Muhammad Iqbal merupakan sosok pemikir multidisiplin. Di dalam dirinya berhimpun kualitas kaliber internasional sebagai seorang sastrawan, negarawan, ahli hukum, pendidik, filosof dan mujtahid. Sebagai pemikir Muslim dalam arti yang sesungguhnya, Iqbal telah merintis upaya pemikiran ulang terhadap Islam demi kemajuan kaum muslimin.<br />
Islam sebagai way of life yang lengkap mengatur kehidupan manusia, ditantang untuk bisa mengantisipasi dan mengarahkan gerak dan perubahan tersebut agar sesuai dengan kehendak-Nya. Oleh sebab itu, Islam dihadapkan kepada masalah signifikan, yaitu sanggupkah Islam memberi jawaban yang cermat dan akurat dalam mengantisipasi gerak dan perubahan ini?.<br />
Iqbal tidaklah menetapkan suatu pandangan praktis dalam filsafatnya, namun ia berusaha mengugah cara pandang kaum muslimin yang selama ini terjebak dalam cara pandang yang statis dalam memandang dunia. Namun karena kehidupan manusia yang cendrung dinamis malah menjadikan umat Islam menjadi pembebek terhadap Bangsa Barat, dengan menanggalkan baju keislaman mereka. Dari sinilah Iqbal merekonstruksi paradigma kaum muslimin agar mampu hidup dalam dinamika kehidupan yang normal namun tetap dalam koridor sebagai seorang muslim yang mengabdi kepada Tuhannya.</p>
<p>Daftar Pustaka<br />
1.Muhammad Iqbal. Drs., “Rekonstruksi Pemikran Islam”, Kalam Mulia, 1994, hal. 126<br />
2.Mukti Ali, “Alam Pikiran Islam Modern di India &amp; Pakistan”. Mizan. 1998. Hal. 174<br />
3.Bilgrami, “Iqbal Sekilas Tentang Hidup dan Pikiran-Pikirannya”, terj. Djohan Effendi. Bulan Bintang. 1982. Hal. 16<br />
4.Syarif, “Iqbal tentang Tuhan dan Keindahan”, terj. Yusuf Jamil. Mizan, 1993. Hal. 93-94<br />
5.Bilgrami, “Iqbal Sekilas Tentang Hidup dan Pikiran-Pikirannya”, terj. Djohan Effendi. Bulan Bintang. 1982. Hal. 15<br />
6.Abd Wahhab Azzam. “Filsafat dan Puisi Iqbal”, terj. Rafi Utsman. Pustaka. 1985. Hal. 38-43<br />
7.Syarif, “Iqbal tentang Tuhan dan Keindahan”, terj. Yusuf Jamil. Mizan. 1993. Hal. 99<br />
8.Ibid, 133<br />
9.Ali Mudhaffir. “Kamus Teori &amp; Aliran dalam Filsafat”. Liberty. 1988. Hal. 100<br />
10.Syarif, “Iqbal tentang Tuhan dan Keindahan”, terj. Yusuf Jamil. Mizan. 1993. Hal. 131</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nicohendrick.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nicohendrick.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nicohendrick.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nicohendrick.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nicohendrick.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nicohendrick.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nicohendrick.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nicohendrick.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nicohendrick.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nicohendrick.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nicohendrick.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nicohendrick.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nicohendrick.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nicohendrick.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nicohendrick.wordpress.com&amp;blog=10188023&amp;post=44&amp;subd=nicohendrick&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/11/18/pemikiran-pembaharuan-muhammad-iqbal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ed8553a578ed89a1c2a6f8a24c0faa83?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">3lfaliqi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nicohendrick.files.wordpress.com/2009/11/lutu.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lutu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemikiran Pembaharuan Sayyid Ahmad Khan</title>
		<link>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/11/13/pemikiran-pembaharuan-sayyid-ahmad-khan-2/</link>
		<comments>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/11/13/pemikiran-pembaharuan-sayyid-ahmad-khan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 13:08:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nico hendrick</dc:creator>
				<category><![CDATA[Theologi]]></category>
		<category><![CDATA[modern]]></category>
		<category><![CDATA[pembaharuan]]></category>
		<category><![CDATA[pemikiran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nicohendrick.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Riwayat Hidup Sayyid ahmad Khan Sayyid Ahmad Khan berasal dari keturunan Husein, cucu Nabi Muhammad SAW melalui Fatimah dan Ali dan dia dilahirkan di Delhi pada tahun 1817 M. Nenek dari Syyaid Ahmad Khan adalah Syyid Hadi yang menjadi pembesar istana pada zaman Alamaghir II ( 1754-1759 ) dan dia sejak kecil mengenyam pendidikan tradisional [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nicohendrick.wordpress.com&amp;blog=10188023&amp;post=39&amp;subd=nicohendrick&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="line-height:150%;"><strong><span style="font-family:&amp;" lang="IN"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-41" title="DSC03398" src="http://nicohendrick.files.wordpress.com/2009/11/dsc03398.jpg?w=150&#038;h=112" alt="DSC03398" width="150" height="112" />Riwayat Hidup Sayyid ahmad Khan</span></strong><strong><span style="font-family:&amp;"> </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&amp;" lang="IN">Sayyid Ahmad Khan berasal dari keturunan Husein, cucu Nabi Muhammad SAW melalui Fatimah dan Ali dan dia dilahirkan di Delhi pada tahun 1817 M. Nenek dari Syyaid Ahmad Khan adalah Syyid Hadi yang menjadi pembesar istana</span><span style="font-size:15pt;line-height:150%;font-family:&amp;" lang="IN"> </span><span style="font-family:&amp;" lang="IN">pada zaman Alamaghir II ( 1754-1759 ) dan dia sejak kecil mengenya</span><span style="line-height:150%;font-family:&amp;">m</span><span style="font-family:&amp;"> </span><span style="font-family:&amp;">pen</span><span style="font-family:&amp;" lang="IN">didikan tradisional dalam wilayah pengetahuan Agama dan belajar bahasa Arab dan juga pula belajar bahasa Persia. Ia adalah sosok orang yang gemar membaca buku dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan dia ketika berumur belasan tahun dia bekerja pada serikat India Timur. Bekerja pula sebagai Hakim, tetapi pada tahun 1846 ia kembali pulang ke</span><span style="font-family:&amp;" lang="IN"> </span><span style="font-family:&amp;" lang="IN">kota kelahirannya Delhi.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&amp;" lang="IN"><span id="more-39"></span>Di kota inilah dia gunakan waktunya dan kesempatannya untuk menimba ilmu serta bergaul dengan tokoh – tokoh , pemuka Agama dan sekaligus mempelajari serta melihat peninggalan – peninggalan kejayaan Islam, seperti Nawab Ahmad Baksh, Nawab Mustafa Khan,Hakim Mahmud Khan, dan Nawab Aminuddin. Selama di Delhi Sayyid Ahmad Khan memulai untuk mengarang yang mana karyanya yang pertama adalah<em> Asar As – Sanadid</em>. Dan pada tahun 1855 dia pindah ( hijrah ) ke Bijnore, di tempat ini pula dia tetap mengarang buku – buku penting mengenai Islam di India. Pada tahun 1857 terjadi pemberontakan dan kekacauan di akibatkan politik di Delhi yang menyebabkan timbulnya kekerasan ( anarkis ) terhadap penduduk India. Ketika dia melihat keadaan masyarakat India kususnya Delhi, ia berfikir untuk meninggalkan India menuju Mesir,</span><span style="font-size:15pt;line-height:150%;font-family:&amp;" lang="IN"> </span><span style="font-family:&amp;" lang="IN">tetapi dia sadar dan terketuk hatinya harus memperjuangkan umat Islam India agar memjadi maju, maka ia berusaha mencegah terjadinya kekerasan dan konflik, se</span><span style="font-family:&amp;">r</span><span style="font-family:&amp;" lang="IN">ta mejadi penolong orang Ing</span><span style="font-family:&amp;">gris</span><span style="font-family:&amp;" lang="IN"> dari pembu</span><span style="line-height:150%;font-family:&amp;">nuhan</span><span style="font-family:&amp;" lang="IN">, hingga di beri gelar <em><span style="font-family:&amp;">Sir</span></em>, tetapi ia menolaknya atas gelar yang di berikan tersebut. Pada tahun 1861 ia mendirikan sekolah Inggris di Muradabad, dan pada tahun 1878 ia juga mendirikan sekolah Mohammedan Angio Oriental College ( MAOC ) di Aligarh yamg merupakan karya yamg paling bersejarah dan berpengaruh untuk memajukan perkembangan dan kemajuan Islam di India.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;"> Ketika Inggris menginjakkan kakinya dan menancapkan benderanya di India, kemudian runtuhlah perbendaharaan Kerajaan Timur (diambil dari nama Timurlenk pendiri kedaulatan Mongol pada abad ke enambelas Masehi). Yang menjadi tujuan mereka adalah untuk melemahkan aqidah ummat Islam dan agar mereka (ummat Islam) menganut paham orang-orang Inggris. Tujuan yang lain adalah untuk mempersempit kehidupan ummat Islam dengan mengadakan berbagai penekanan dan paksaan-paksaan. Dengan demikian maka ummat Islam tidak akan mengenal aqidah Islam yang sebenarnya dan akan melalaikan kewajibannya. Ketika para pemerintah lalim itu gagal memanfaatkan cara pertama, mereka mempergunakan cara yang kedua. Mereka mulai merencanakan untuk menghilangkan Agama Islam dari India, sebab mereka hanya takut menghadapi kaum muslimin yang kehilangan pemimpin dan hak-hak mereka.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;"> Maka datanglah seorang bernama <em>Sayyid</em> <em>Ahmad Khan </em>(gelar bangsawan di India) mendekati penjajah Inggris untuk meraih keuntungan. Mulai dia melangkah untuk meninggalkan agamanya (Islam) dan menganut agama yang dipeluk oleh bangsa Inggris. Ia mulai menulis sebuah buku dimana ia menyatakan bahwa Taurat dan Injil tidak pernah diubah-ubah oleh tangan manusia, untuk mendapatkan pangkat dari tangan penjajah. Orang Inggris tidak percaya kepadanya sehingga ia benar-benar menyatakan bahwa dirinya adalah “seorang Kristen”. Ia sadar bahwa usahanya yang hina ini sia-sia belaka dan ia tidak mampu mengubah agama penganut Islam kecuali beberapa orang saja. Maka ia memulai cara lain dalam pengabdiannya kepada pemerintah Inggris: dengan memecah belah persatuan ummat Islam. Ia memunculkan dirinya sebagai seorang naturalis ateis dan menyatakan bahwa tak ada sesuatu apapun kecuali alam (nature) dan bahwa alam ini tidak ada Tuhan yang menciptakan, Ia menyatakan bahwa semua Nabi adalah naturalis, tidak percaya kepada Tuhan yang membuat undang-undang. Pemerintah Inggris merasa bahagia dengan usahanya itu, dan melihat bahwa cara tersebut adalah yang paling baik untuk merusak hati kaum Muslimin. Mereka menghormati dan menjunjung Ahmad Khan dan membantu dia untuk mendirikan sekolah di Alighar dengan nama sekolah “Muhammadiyin”, sebagai perangkap untuk menghimpun pemuda-pemuda Mu’min dan dididik menurut pemikiran Ahmad Khan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;"> Ahmad Khan juga menulis sebuah tafsir Al Qur’an, dimana ia banyak mengubah maksud yang sebenarnya. Ia menerbitkan majalah bernama <em>Tahdzibul-Akhlaq</em> yang isinya hanya membingungkan pikiran kaum Muslimin dan memecah belah mereka serta menyalakan api permusuhan antara ummat Islam India dan yang lain, khususnya warga kerajaan Ottoman. Secara terus terang ia menghilangkan seluruh agama yang ada, namun pada hakekatnya agama Islam, Ia mengajak manusia untuk kembali ke “alam”, dengan alasan bahwa bangsa Eropa tidak akan maju peradabannya dan tidak akan memiliki ilmu pengetahuan, kerendahan hati dan kekuatan yang begitu tinggi kecuali dengan membuang agama dan kembali kepada maksud agama yang sebenarnya, yaitu menyelidiki nature (alam). Itulah pendapatnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;"> Sistem penafsiran Ahmad Khan terhadap Al Qur’an didasarkan atas dasar nature (alam), yang menentang adanya Mu’jizat dan hal-hal yang ada diluar kebiasaan. Maka ia menyatakan bahwa “kenabian” adalah tujuan yang dapat diperoleh dengan jalan latihan jiwa (Riyadloh Nafsiyah), tujuan tersebut adalah alami dan manusiawi, dan caranya pun manusiawi tidak luar biasa. Namun demikian ia mengakui Muhammad sebagai penutup Risalah Ilahi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;"> Ketika menerangkan ayat tentang peperangan, ia melemahkan kewajiban jihad pada masa yang akan datang. Dan ayat yang berhubungan dengan Ahlul Kitab, ia tafsirkan bahwa tak ada jarak antara ahlul kitab dan ummat Islam. Ia mengajak kerja sama antara orang-orang Islam dan orang-orang Barat, ia mengajak kepada Humanisme Agama (yakni kemanusiaan yang dianjurkan oleh semua agama samawi). Dalam konsep tersebut tak ada perbedaan negara, bangsa, agama, dan paham. Dengan demikian Ahmad Khan memiliki jasa di bidang politik dan pendidikan disertai motivasi pembaharuan agama. (Al Bahiy, M, Dr. 1986:4-8). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;"> Sayyid Ahmad Khan yang kemudian dihujat dan dicap kafir oleh para ulama’ Makkah, beliau tidak langsung putus asa dalam memperjuangkan pendapatnya, bahkan beliau tidak menggubrisnya. Sementara menurut cendekiawan muda Muslim India, beliau diagungkan karena memiliki ide-ide yang cemerlang untuk membangkitkan ummat Islam India dari keterpurukan.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&amp;" lang="IN">Sayyid Ahmad Khan berpendapat bahwa peningkatan kedudukan umat Islam India, dapat diwujudkan hanya dengan bekerja sama dengan Inggris. Inggris merupakan penguasa yang ter</span><span style="font-family:&amp;">k</span><span style="font-family:&amp;" lang="IN">uat di India dan menentang kekuasaan</span><span style="font-family:&amp;">,</span><span style="font-family:&amp;" lang="IN"> itu tidak akan membawa kebaikan bagi umat Islam India. Hal ini akan membuat mereka tetap mundur dan akhirnya akan jauh ketinggalan dari masyarakat Hindhu India.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&amp;" lang="IN">Jalan yang harus ditempuh umat Islam untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperlukan itu bukanlah bekerja sama dengan Hindu dalam menentang Inggris tetapi memperbaiki dan memperkuat hubungan baik dengan Inggris.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&amp;" lang="IN">Ia berusaha meyakinkan pihak Inggris bahwa dalam pemberontakan 1857, umat Islam tidak memainkan peranan utama. Untuk itu Ia keluarkan pamflet yang mengandung penjelasan tentang hal-hal yang membawa pada pecahnya pemberontakan 1857. diantara sebab-sebab yang ia sebut adalah yang berikut:</span></p>
<p style="margin-left:14.2pt;text-align:justify;text-indent:-14.2pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&amp;" lang="IN">1.</span><span style="font-family:&amp;" lang="IN"> </span><span style="font-family:&amp;" lang="IN">Intervensi Inggris dalam soal keagamaan, seperti pendidikan agama Kristen yang </span><span style="font-family:&amp;"> </span><span style="font-family:&amp;" lang="IN">diberikan kepada yatim piatu di panti-panti yang diasuh oleh orang Inggris, pembentukan sekolah-sekolah misi Kristen, dan penghapusan pendidikan agama dari perguruan-perguruan tinggi.</span></p>
<p style="margin-left:14.2pt;text-align:justify;text-indent:-14.2pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&amp;" lang="IN">2. Tidak turut sertanya orang-orang India, baik Islam maupun Hindu, dalam lembaga-lembaga perwakilan rakyat, hal yang membawa kepada:</span></p>
<p style="margin-left:14.2pt;text-align:justify;text-indent:-14.2pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;" lang="IN">·<span style="font-family:&amp;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-family:&amp;" lang="IN">Rakyat India tidak mengetahui tujuan dan niat Inggris, mereka anggap Inggris datang untuk merobah agama mereka menjadi Kristen.</span></p>
<p style="margin-left:14.2pt;text-align:justify;text-indent:-14.2pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;" lang="IN">·<span style="font-family:&amp;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-family:&amp;" lang="IN">Pemerintah Inggris tidak mengetahui keluhan-keluhan rakyat India.</span></p>
<p style="margin-left:14.2pt;text-align:justify;text-indent:-14.2pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;" lang="IN">·<span style="font-family:&amp;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-family:&amp;" lang="IN">Pemerintah Inggris tidak berusaha mengikat tali persahabatan dengan rakyat India, sedang kestabilan dalam pemerintahan bergantung pada hubungan baik dengan rakyat. Sikap tidak menghargai dan tidak menghormati rakyat India, membawa kepada akibat yang tidak baik.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&amp;" lang="IN">Atas usaha-usahanya dan atas sikap setia yang ia tunjukkan terhadap Inggris</span><span style="font-family:&amp;">,</span><span style="font-family:&amp;"> Sayyid Ahmad Khan akhirnya berhasil dalam merobah pandangan Inggris terhadap umat Islam India. Dan sementara itu anjuran supaya jangan mengambil sikap melawan tetapi sikap berteman dan bersahabat dengan Inggris untuk menjalin hubungan baik antara orang Inggris dan umat Islam. Agar umat Islam dapat ditolong dari kemundurannya, telah dapat diwujudkan dimasa hidupnya.</span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="font-family:&amp;" lang="IN">Diantara ide-ide yang cemerlang itu adalah sebagai berikut:</span></strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;">1.<span style="font-family:&amp;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;">Sayyid Ahmad Khan berpendapat bahwa peningkatan kedudukan ummat Islam India, dapat diwujudkan dengan hanya bekerjasama dengan Inggris. Inggris merupakan penguasa terkuat di India, dan menentang kekuasaan itu tidak membawa kebaikan bagi ummat Islam India. Hal ini akan membuat mereka tetap mundur dan akhirnya akan jauh ketinggalan dari masyarakat Hindu India. Disamping itu dasar ketinggian dan kekuatan barat, termasuk didalamnya Inggris, ialah ilmu pengetahuan dan teknologi modern. Untuk dapat maju, ummat Islam harus pula menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi modern itu. Jalan yang harus ditempuh ummat Islam untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan teknologi modern yang diperlukan itu bukanlah kerjasama dengan Hindu dalam menentang Inggris tetapi memperbaiki dan memperkuat hubungan baik dengan Inggris. Ia berusaha meyakinkan pihak Inggris bahwa dalam pemberontakan 1857, ummat Islam tidak memainkan peranan utama. Atas usaha-usahanya dan atas sikap setia yang ia tunjukkan terhadap Inggris. Sayyid Ahmad Khan akhirnya berhasil dalam merobah pandangan Ingris terhadap ummat Islam India. Dan sementara itu kepada ummat Islam ia anjurkan supaya jangan mengambil sikap melawan, tetapi sikap berteman dan bersahabat dengan inggris. Cita citanya untuk menjalani hubungan baik antara inggris dan umat islam, agar demikian ummat islam dapat di tolong dari kemunduranya ,telah dapat di wujudkan di masa hidupnya.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;">2.<span style="font-family:&amp;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;">Sayid Ahmad Khan melihat bahwa ummat Islam India mundur karena mereka tidak mengikuti perkembangan zaman. Peradaban Islam klasik telah hilang dan telah timbul peradaban baru di barat. Dasar peradaban baru ini ialah ilmu pengetahuan dan teknologi. Ilmu pengetahuan dan teknologi modern adalah hasil pemikiran manusia. Oleh karena itu akal mendapat penghargaan tinggi bagi Sayyid Ahmad Khan. Tetapi sebagai orang Islam yang percaya kapada wahyu, ia berpendapat bahwa kekuatan akal bukan tidak terbatas. Karena ia percaya pada kekuatan dan kebebasan akal, sungguhpun mempunyai batas, ia percaya pada kebebasan dan kemerdekaan manusia dalam menentukan kehendak dan melakukan perbuatan Alam, Sayyid Ahmad Khan selanjutnya, berjalan dan beredar sesuai dengan hukum alam yang telah ditentukan Tuhan itu. Segalanya dalam alam terjadi menurut hukum sebab akibat. Tetapi wujud semuanya tergantung pada sebab pertama (Tuhan). Kalau ada sesuatu yang putus hubungannya dengan sebab pertama, maka wujud sesuatu itu akan lenyap.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;">3.<span style="font-family:&amp;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;">Sejalan dengan ide-ide diatas, ia menolak faham Taklid bahkan tidak segan-segan menyerang faham ini. Sumber ajaran Islam menurut pendapatnya hanyalah Al Qur’an dan Al Hadist. Pendapat ulama’ di masa lampau tidak mengikat bagi ummat Islam dan diantara pendapat mereka ada yang tidak sesuai lagi dengan zaman modern. Pendapat serupa itu dapat ditinggalkan. Masyarakat manusia senantiasa mengalami perubahan dan oleh karena itu perlu diadakan ijtihad baru untuk menyesuaikan pelaksanaan ajaran-ajaran Islam dengan suasana masyarakat yang berobah itu. Dalam mengadakan ijtihad, ijma’ dan qiyas baginya tidak merupakan sumber ajaran Islam yang bersifat absolute. Hadits juga tidak semuanya diterimanya karena ada hadits buat-buatan. Hadits dapat ia terima sebagai sumber hanya setelah diadakan penelitian yang seksama tentang keasliannya.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;">4.<span style="font-family:&amp;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;">Yang menjadi dasar bagi system perkawinan dalam Islam, menurut pendapatnya, adalah system monogamy, dan bukan system poligami sebagaimana telah dijelaskan oleh ulama’-ulama’ dizaman itu. Poligami adalah pengecualian bagi system monogamy itu. Poligami tidak dianjurkan tetapi dibolehkan dalam kasus-kasus tertentu. Hukum pemotongan tangan bagi pencuri bukan suatu hukum yang wajib dilaksanakan, tetapi hanya merupakan hukum maksimal yang dijatuhkan dalam keadaan tertentu. Disamping hukum potong tangan terdapat hukum penjara bagi pencuri. Perbudakan yang disebut dalam Al Qur’an hanyalah terbatas pada hari-hari pertama dari perjuangan Islam. Sesudah jatuh dan menyerahnya kota Makkah, perbudakan tidak dibolehkan lagi dalam Islam. Tujuan sebenarnya dari do’a ialah merasakan kehadiran Tuhan, dengan lain kata do’a diperlukan untuk urusan spiritual dan ketenteraman jiwa. Faham bahwa tujuan do’a adalah meminta sesuatu dari Tuhan dan bahwa Tuhan mengabulkan permintaan itu, ia tolak. Kebanyakan do’a, demikian ia menjelaskan, tidak pernah dikabulkan Tuhan.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;">5.<span style="font-family:&amp;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;">Dalam ide politik, Sayyid Ahmad Khan, berpendapat bahwa ummat Islam merupakan satu ummat yang tidak dapat membentuk suatu Negara dengan ummat Hindu. Ummat Islam harus mempunyai Negara tersendiri,. Bersatu dengan ummat Hindu dalam satu Negara akan membuat minoritas Islam yang rendah kemajuannya, akan lenyap dalam mayoritas ummat Hindu yang lebih tinggi kemajuannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;"> Inilah pokok-pokok pemikiran Sayyid Ahmad Khan mengenai pembaharuan dalam Islam. Ide-ide yang dimajukannya banyak persamaannya dengan pemikiran Muhammad Abduh di Mesir. Kedua pemuka pembaharuan ini sama-sama memberi penghargaan tinggi kepada akal manusia, sama-sama menganut faham <em>Qadariyah,</em> sama-sama percaya kepada hukum alam ciptaan Tuhan, sama-sama menentang taklid, dan sama-sama membuka pintu ijtihad yang dianggap tertutup oleh ummat Islam pada umumnya diwaktu itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;">D. Usaha-usaha yang dicapai oleh Sayyid Ahmad Khan.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;"> Sebagai telah tersebut diatas, jalan bagi ummat Islam India untuk melepaskan diri dari kemunduran dan selanjutnya mencapai kemajuan, ialah memperoleh ilmu pengetahuan dan teknologi modern Barat. Dan agar yang tersebut akhir ini dapat dicapai sikap mental ummat yang kurang percaya kepada kekuatan akal, kurang percaya pada kebebasan manusia dan kurang percaya pada kebebasan manusia dan kurang percaya pada adanya hukum alam, harus dirubah terlebih dahulu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;"> Perubahan sikap mental itu ia usahakan melalui tulisan-tulisan dalam bentuk buku dan artikel-artikel dalam bentuk majalah Tahzib Al Akhlaq. Usaha melalui pendidikan juga ia tidak lupakan, bahkan pada akhirnya kedalam lapangan inilah ia curahkan perhatian dan pusatkan usahanya.Di tahun 1876 ia dirikan sekolah Inggris di Muradabad. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;"> Di tahun 1879 ia mendirikan sekolah Muhammedan Anglo Oriental College (MAOC) di Aligarh yang merupakan karyanya yang bersejarah dan berpengaruh dalam cita-citanya untuk memajukan ummat Islam India. </span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="font-family:&amp;" lang="IN">KESIMPULAN</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&amp;" lang="IN">Sebagai langkah untuk membangkitkan kembali umat Islam, Sayyid Khan mengemukakan tiga langkah yang harus ditempuh : (1) bekerjasama dalam bidang politik; (2) mengambil ilmu-ilmu kebudayaan Barat; (3) menafsir ulang Islam dalam bidang pemikiran. Gagasan untuk menjalin hubungan dengan negara Inggris dan menyingkirkan penolakan kaum muslimin terhadap kemajuan Barat mulai ia perjuangkan.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&amp;" lang="IN">Sayyid khan berpendapat bahwa Al-Quran merupakan satu-satunya asas untuk memahami Islam. Hal ini ia dasarkan pada perkataan Umar Ibnu Khathab, &#8220;Cukuplah bagi kita kitabullah&#8221;. Dengan perkembangan ilmu pengetahuan, maka untuk memahami Al-Quran tidak mungkin bersandar pada Al-Quran menggunakan penafsiran kontemporer. Ia berpendapat bahwa ayat-ayat muhkamat bersifat asasi atau mengandung dasar-dasar aqidah, sedangkan ayat-ayat mutasyabbihat menerima lebih dari satu penafsiran yakni mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan manusia. Perubahan terjadi setiap saat, ilmu pengetahuan dan pengalaman manusia bertambah. Oleh karena itu untuk menghadapi perubahan tersebut harus terjadi perubahan pemahaman manusia terhadap ayat-ayat mutasyabbihat. Karena boleh jadi akan ada penafsiran lain yang lebih sesuai dengan ilmu pengetahuan alam manusia masa kini. </span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&amp;" lang="IN">Menurut Ahmad Khan, hanya Al-Quran yang menjadi asas dalam memahami agama, sedangkan hadits yang dapat dijadikan sebagai sandaran hanyalah hadits-hadits yang sesuai dengan nash dan ruh Al-Quran, yang sesuai dengan akal dan pengalaman manusia dan yang tidak bertentangan dengan hakekat sejarah. Bahkan setiap hadits yang bertalian dengan masalah dunia hanya berlaku khusus bagi kondisi dan keadaan bangsa Arab pada masa nubuwah, dan tidak mengikat bagi seluruh kaum muslimin.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&amp;" lang="IN">Tampaknya poin terpenting yang dinafikan Ahmad Khan adalah dalam menerima hadits. Ia berpendapat perkara-perkara agama bersifat tetap, sedangkan perkara-perkara dunia berubah-ubah. Sampai disini dapat disimpulkan bahwa menurut Ahmad Khan, hadits-hadits tidak diterima sebagai sumber hukum diera setelah masa kenabian. Ia pun akhirnya menyangsikan kelayakan pendapat-pendapat fuqaha dahulu untuk diterapkan pada masa sekarang. Maka pintu ijtihad terbuka untuk seluruh masalah. Menurutnya perbedaan </span><span style="font-family:&amp;">visi</span><span style="font-family:&amp;" lang="IN"> dan kebebasan yang luas merupakan satu-satunya jalan untuk memajukan umat. Salah satu pendapatnya yang cukup mendapat tanggapan keras dari beberapa kalangan adalah bahwa Allah telah menciptakan dan membuat hukum-hukum, akan tetapi Allah tidak turut campur dalam hukum alam. Dari sisi cukup memperlihatkan bahwa ia menggunakan sistem nilai dari pemikiran Barat untuk memahami agama dan menafsirkan Al-Qur’an.</span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:&amp;"><br />
</span><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:&amp;">DAFTAR PUSTAKA</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Al Bahiy, Muhammad, Dr. 1986. <em>Pemikiran Islam Modern</em>. Jakarta: Pustaka Panjimas.</p>
<p>Nasution, Harun, Dr, Prof. 1990. <em>Pembaharuan Dalam Islam Sejarah Pemikiran Dan<br />
Gerakan</em>. Jakarta: PT Bulan Bintang.</p>
<p>Anwar, Rosihon, Drs, M.Ag. <em>Ilmu kalam. Untuk UIN, STAI, PTAIS.</em> Bandung : Pustaka Setia</p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:&amp;" lang="IN">http://www.cis-ca.org/voices/k/syydkhn.htm</span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;"><a href="http://www.mail-archive.com/majelismuda@yahoogroups.com/msg01642.html"><span style="font-family:&amp;">http://www.mail-archive.com/majelismuda@yahoogroups.com/msg01642.html</span></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nicohendrick.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nicohendrick.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nicohendrick.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nicohendrick.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nicohendrick.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nicohendrick.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nicohendrick.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nicohendrick.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nicohendrick.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nicohendrick.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nicohendrick.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nicohendrick.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nicohendrick.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nicohendrick.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nicohendrick.wordpress.com&amp;blog=10188023&amp;post=39&amp;subd=nicohendrick&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/11/13/pemikiran-pembaharuan-sayyid-ahmad-khan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ed8553a578ed89a1c2a6f8a24c0faa83?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">3lfaliqi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nicohendrick.files.wordpress.com/2009/11/dsc03398.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">DSC03398</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Shalat Tahajjud</title>
		<link>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/11/04/shalat-tahajjud/</link>
		<comments>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/11/04/shalat-tahajjud/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 09:48:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nico hendrick</dc:creator>
				<category><![CDATA[ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[adab...]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian]]></category>
		<category><![CDATA[waktu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nicohendrick.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Pengertian Shalat tahajjud adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah tidur,adapun batas waktunya adalah setelah shalat isya sampai sebelum subuh. Shalat tahajjud merupakan shalat yang paling utama setelah shalat wajib. Begitu banyak keutamaan-keutamannya sebagaimana disebutkan dalam Al Qur&#8217;an dan juga hadits Nabi Shallallahu&#8217;alaihiwasallam. Diantaranya &#8220;Dan pada sebagian malam hari bershalat tahajjudlah kamu sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nicohendrick.wordpress.com&amp;blog=10188023&amp;post=27&amp;subd=nicohendrick&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pengertian </strong></p>
<p>Shalat tahajjud adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah tidur,adapun batas waktunya adalah setelah shalat isya sampai sebelum subuh.</p>
<p>Shalat tahajjud merupakan shalat yang paling utama setelah shalat wajib. Begitu banyak keutamaan-keutamannya sebagaimana disebutkan dalam Al Qur&#8217;an dan juga hadits Nabi Shallallahu&#8217;alaihiwasallam. Diantaranya &#8220;Dan pada sebagian malam hari bershalat tahajjudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Rabb-mu mengangkatmu ketempat yang terpuji.&#8221; (AlIsraa&#8217;79).</p>
<p><span id="more-27"></span>Keutamaannya, manfaatnya, faktor yang memudahkan shalat tahajjud, dll. Di samping itu disertakan pula pembahasan tentang shalat witir. Yang juga menarik untuk disimak adalah pembahasan tentang gambaran Nabi shallallahu&#8217;alaihi wa sallam, para shahabat dan juga para salafush shalih dalam melewatkan malam mereka dengan tahajjud. Mereka melewatkannya dengan penuh kekhusyu&#8217;an. Sampai-sampai Al Hafizh Ibnu &#8216;Asakir meriwayatkan bahwa Imam asy Syafi&#8217;I menangis tiada hentinya ketika membaca ayat-ayat dalam surat Al Mursalat karena penghayatan yang begitu dalam.</p>
<p><strong>Keutamaannya</strong></p>
<p>Allah telah memerintahkan kepada Nabi-Nya agar menjalankan shalat malam itu sebagaimama firman-Nya:</p>
<p><strong>وَ مِنَ اْلَيْلِ فَتَهَجَدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًامَحْمُوْدًا</strong></p>
<p>“<em>Dan dari sebagian malam itu gunakanlah untuk bertahajjud sebagai shalat sunnah bagimu, semoga Tuhanmu akan membangkitkanmu pada kedudukan yang terpuji.”</em></p>
<p>Dijelasakan oleh Allah bahwa orang-orang yang menjaga shalat malam itulah sebenarnya yang berhak dan layak menerima kebaikan serta rahmat-Nya, sebagaimana firman-Nya:</p>
<p><strong>إِنَّ</strong><strong> المُتَقِيْنََ</strong><strong> فِى</strong><strong> جَنَاتٍ</strong><strong> وَعُيُوْنٍ</strong><strong> أخِذِنًَ</strong><strong> مَااتَاهُمْ</strong><strong> رَبُّهُمْ</strong><strong> إِنَّهُمْ</strong><strong> كَانُوْاقَبْلَ</strong><strong> ذَلِكَ</strong><strong> مُحْسِنِيْنَ</strong><strong> كَانُواقَلِيْلاً</strong><strong> مِنَ</strong><strong> اللَيْلِ</strong><strong> مَايَهْجَعُوْنَ</strong><strong> وَ</strong><strong> بِالأَسْحَارِهُمْ</strong><strong> يَشْتَغْفِرُوْنَ</strong><em>.</em></p>
<p>“<em>Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa itu berada dalam kebun-kebun dikelilingi mata air. Mereka menerima segala pemberian Allah, sebab dahulu sebelum itu mereka selalu berbuat kebaikan. Bahkan dahulu mereka sedikit sekali tidur di waktu malam dan selalu memohonkan ampunan di waktu pagi-pagi sebelum fajar.</em></p>
<p>Mereka dipuji oleh Allah dan dimasukkan dalam golongan hamba-hamba-Nya yang berbakti,sebagaimana firman-Nya:</p>
<p><strong>وَعِبَادُالرَّحْمَنِ الَّذِيْنَ يَمْشُوْنَ عَلَى الأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَطَبَهُمُ اْلَجَاهَلُوْنَ قَالُواْسَلاَمًا</strong><em>,</em><strong>وَاَلَّذِيْنَ يَبِيْتُوْنَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَامًا</strong><em>.</em></p>
<p>“<em>Dan hamba-hamba Allah Yang Maha Pengasih, ialah mereka yang berjalan di bumi dengan merendahkan diri dan apabila diganggu oleh pembicaraan orang-orang bodoh, mereka itu semalam-malaman beribadat kapada Allah, baik dengan sujud maupun dengan berdiri.”</em></p>
<p>Mereka diakui keimanannya oleh Allah.</p>
<p>Abdullah Bin Salam berkata:</p>
<p>“<em>Pada waktu pertama kali Rasulullah saw datang di Madinah, orang-orang pun berduyun–duyun mengerumuninya. Saya sendiri orang yang datang kepadanya. Ketika saya perhatikan wajahnya, yakinlah saya bahwa wajah beliau itu bukan wajah seorang pendusta. Pertama-tama sabda yang saya dengar dari beliau adalah: ‘Wahai sekalian manusia, sebarkanlah salam, berikanlah makanan, hubungilah semua kerabat, bershalatlah di waktu malam dikala orang-orang sedang tidur, pasti kamu semua akan masuk surga dengan selamat sejahtera.</em></p>
<p>Salman Farisi berkata:</p>
<p>“<em>Rasulullah saw bersabda: ‘Kerjakanlah shalat malam, sebab itu adalah kebiasaan orang-orang shaleh sebelummu dahulu, juga suatu jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah, pula sebagai penebus kejelekan-kejelekanmu, pencegah dosa serta dapat menghalaukan penyakit dari badan’.”</em></p>
<p><em> </em>Menurut keterangan yang sahih, saat ijabah (dikabulkannya do’a) itu adalah 1/3 malam yang terakhir. Abu Muslim bertanya kepada sahabat Abu Dzar : <em>“Diwaktu manakah yang lebih utama kita mengerjakan sholat malam?” Sahabat Abu Dzar menjawab : “Aku telah bertanya kepada Rosulullah SAW sebagaimana engkau tanyakan kepadaku ini.” Rosulullah SAW bersabda :“Perut malam yang masih tinggal adalah 1/3 yang akhir. Sayangnya sedikit sekali orang yang melaksanakannya.”</em> (HR Ahmad)</p>
<p>Bersabda RosulullahSAW :</p>
<p><em>“ Sesungguhnya pada waktu malam ada satu saat ( waktu. ). Seandainya seorang Muslim meminta suatu kebaikan didunia maupun diakhirat kepada Allah SWT, niscaya Allah SWT akan memberinya. Dan itu berlaku setiap malam.”</em> ( HR Muslim)</p>
<p>Nabi SAW bersabda lagi : <em> </em></p>
<p><em>“Pada tiap malam Tuhan kami Tabaraka wa Ta’ala turun ( ke langit dunia ) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir.</em></p>
<p>Allah berfirman : <em></em></p>
<p><em>“ Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya.  Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.</em>” ( HR Bukhari dan Muslim )</p>
<p>Jumlah Raka’at Shalat Tahajud : Shalat malam (Tahajud) tidak dibatasi jumlahnya, tetapi paling sedikit 2 ( dua ) raka’at. Yang paling utama kita kekalkan adalah 11 ( sebelas ) raka’at atau 13 ( tiga belas ) raka’at, dengan 2 ( dua ) raka’at shalat Iftitah.</p>
<p>Cara (Kaifiat) mengerjakannya yang baik adalah setiap 2 ( dua ) rakaat diakhiri satu salam. Sebagaimana diterangkan oleh Rosulullah SAW :<em></em></p>
<p><em>“ Shalat malam itu, dua-dua.” </em>( HR Ahmad, Bukhari dan Muslim )</p>
<p>Adapun Kaifiat yang diterangkan oleh Sahabat Said Ibnu Yazid, bahwasannya Nabi Muhammad SAW shalat malam 13 raka’at, sebagai berikut :1) 2 raka’at shalat Iftitah.2) 8 raka’at shalat Tahajud.3) 3 raka’at shalat witir Adapun surat yang dibaca dalam shalat Tahajud pada raka’at pertama setelah surat Al-Fatihah ialah Surat Al-Baqarah ayat 284-286. Sedangkan pada raka’at kedua setelah membaca surat Al-Fatihah ialah surat Ali Imron 18-19 dan 26-27. Kalau surat-surat tersebut belum hafal, maka boleh membaca surat yang lain yang sudah dihafal.Rasulullah SAW bersabda :</p>
<p><em>“Allah menyayangi seorang laki-laki yang bangun untuk shalat malam, lalu membangunkan istrinya. Jika tidak mau bangun, maka percikkan kepada wajahnya dengan air. Demikian pula Allah menyayangi perempuan yang bangun untuk shalat malam, juga membangunkan suaminya.Jika menolak,mukanya disiram air. ” </em>(HR Abu Daud)</p>
<p>BersabdaNabiSAW:<br />
<em>“Jika suami membangunkan istrinya untuk shalat malam hinggakeduanya shalat dua raka’at, maka tercatat keduanya dalam golongan (perempuan/laki-laki) yang selalu berdzikir.”</em>(HR Abu Daud)Sahabat Abdullah bin Salam mengatakan, bahwa Nabi Muhammad saw bersabda:</p>
<p><em>“Hai sekalian manusia, sebarluaskanlah salam dan berikanlah makanan serta sholat malamlah diwaktu manusia sedang tidur, supaya kamu masuk Surga dengan selamat.” </em>(HRTirmidzi) Bersabda Nabi Muhammad saw: <em>“Seutama-utama shalat sesudah shalat fardhu ialah shalat sunnat di waktu malam.”</em> (HR Muslim) Selain itu, Allah sendiri juga berfirman:<em> Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ketempat yang terpuji</em>. (QS Al-Isra’: 79)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dari Jabir r.a., ia barkata, “<em>Aku mendengar Rasulullah saw. Bersabda: Sesungguhnya pada malam hari itu benar-benar ada saat yang seorang muslim dapat menepatinya untuk memohon kepada Allah suatu kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah akan memberikannya (mengabulkannya); dan itu setiap malam.” </em>(HR Muslim dan Ahmad)<br />
<em> “Lazimkan dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi orang-orang saleh sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” </em>(HR Ahmad)</p>
<p>Shalat tahajjud merupakan kehormatan bagi seorang <a title="Muslim" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Muslim">muslim</a>, sebab mendatangkan kesehatan, menghapus dosa-dosa yang dilakukan siang hari, menghindarkannya dari kesepian dialam kubur, mengharumkan bau <a title="Tubuh" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tubuh">tubuh</a>, menjaminkan baginya kebutuhan hidup, dan juga menjadi hiasan <a title="Surga" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Surga">surga</a>. Selain itu, shalat tahajjud juga dipercaya memiliki keistimewaan lain, dimana bagi orang yang mendirikan shalat tahajjud diberikan manfaat, yaitu keselamatan dan kesenangan di <a title="Dunia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dunia">dunia</a> dan <a title="Akhirat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Akhirat">akhirat</a>, antara lain wajahnya akan memancarkan <a title="Cahaya" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cahaya">cahaya</a> keimanan, akan dipelihara oleh <a title="Allah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Allah">Allah</a> dirinya dari segala macam marabahaya, setiap perkataannya mengandung arti dan dituruti oleh orang lain, akan mendapatkan perhatian dan kecintaan dari orang-orang yang mengenalinya, dibangkitkan dari kuburnya dengan wajah yang bercahaya, diberi kitab amalnya ditangan kanannya, dimudahkan hisabnya, berjalan diatas <em>shirat</em> bagaikan kilat.</p>
<p>Ketika menerangkan shalat tahajjud, <a title="Nabi Muhammad" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nabi_Muhammad">Nabi Muhammad</a> SAW bersabda, <em>Shalat tahajjud adalah sarana (meraih) keridhaan <a title="Tuhan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tuhan">Tuhan</a>, kecintaan para <a title="Malaikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Malaikat">malaikat</a>, sunah para <a title="Nabi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nabi">nabi</a>, cahaya pengetahuan, pokok keimanan, istirahat untuk tubuh, kebencian para <a title="Setan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Setan">setan</a>, senjata untuk (melawan) musuh, (sarana) terkabulnya doa, (sarana) diterimanya amal, keberkatan bagi rezeki, pemberi syafaat diantara yang melaksanakannya dan diantara malaikat maut, cahaya di kuburan (pelaksananya), ranjang dari bawah sisi (pelaksananya), menjadi jawaban bagi <a title="Munkar (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Munkar&amp;action=edit&amp;redlink=1">Munkar</a> dan <a title="Nakir (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nakir&amp;action=edit&amp;redlink=1">Nakir</a>, teman dan penjenguk di kubur (pelaksananya) hingga hari <a title="Kiamat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kiamat">kiamat</a>, ketika di hari kiamat shalat tahajud itu akan menjadi pelindung diatas (pelaksananya), mahkota di kepalanya, busana bagi tubuhnya, cahaya yang menyebar didepannya, penghalang diantaranya dan neraka, hujah (dalil) bagi mukmin dihadapan Allah SWT, pemberat bagi timbangan, izin untuk melewati Shirath al-Mustaqim, kunci surge</em>.Tentang keutamaan shalat Tahajud tersebut, Rasulullah SAW suatu hari bersabda : <em>“Barang siapa mengerjakan shalat Tahajud dengan sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan memberikan 9 macam kemuliaan 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat .”</em>Adapun limakeutamaandiduniaitu,ialah:</p>
<p>1.AkandipeliharaolehAllahSWTdarisegalamacambencana.</p>
<p>2.Tandaketaatannyaakan tampak kelihatan dimukanya.</p>
<p>3.Akan dicintai para hamba Allah yang shaleh dan dicintai oleh semua manusia.</p>
<p>4.Lidahnya akan mampu mengucapkan kata-kata yang mengandung hikmah</p>
<p>5.Akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama.Sedangkan</p>
<p>yang empat keutamaan diakhirat, yaitu :</p>
<p>1. Wajahnya berseri ketika bangkit dari kubur di Hari Pembalasan nanti.</p>
<p>2. Akan mendapat keringanan ketika di hisab.</p>
<p>3. Ketika menyebrangi jembatan Shirotol Mustaqim, bisa melakukannya dengan sangat cepat, seperti halilintar yang menyambar.</p>
<p>4. Catatan amalnya diberikan ditangan kanan.</p>
<p><strong>Waktunya</strong></p>
<p>Shalat tahajjud itu dapat dikerjakan dipermulaan, di pertengahan atau di penghabisan malam, asalkan sesudah menunaikan shalat isya dan sesedah tidur. Sebaik-baiknya waktu untuk melakukan shalat malam itu ialah sepertiga malam yang terakhir.</p>
<p>Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw bersabda:</p>
<p>”<em>Tuhan kita ‘azza wa jalla tiap malam turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang terakhir. Pada saat itu Allah berfirman: ‘Barang siapa yang berdo’a kepada-Ku pasti Kukabulkan, barang siapa yang memohon pada-Ku pasti Kuberi, dan barang siapa yang meminta ampun padaKu pasti Ku ampuni.’</em></p>
<p>Dari Amr bin Absah : <em>“Saya mendengar Nabi saw bersabda: ‘Sedekat-dekatnya hamba pada Allah ialah pada tengah malam yang terakhir. Maka jikalau engkau dapat termasuk golongan orang yang berdzikir kepada Allah pada saat itu, usahakanlah’!</em></p>
<p><strong>Bilangan Rakaatnya</strong></p>
<p>Shalat malam itu tidak mempunyai bilangan yang terbatas atau tertentu, jadi sudah hasil hanya dengan serakaat shalat sunnah witir sesudah isya.</p>
<p>Dari Anas r.a. dari Nabi saw sabdanya: <em>“Shalat di mesjidku ini sama nilainya dengan sepuluh ribu shalat, shalat di masjidil haram sama dengan seratus ribu shalat, shalat di medan jihad sama dengan dua juta shalat. Tapi yang lebih banyak dari kesemuanya itu adalah dua rakaat yang dikerjakan oleh seseorang hamba di tengah malam.”</em></p>
<p>Yang lebih utama ialah menetapkan shalat malam secara terus-menerus sebanyak sebelas atau tiga belas rakaat.</p>
<p><strong>Beberapa Tata Tertibnya</strong></p>
<p>Seseorang yang hendak melakukan shalat malam itu disunatkan:</p>
<ul>
<li>Di waktu akan tidur, hendaklah ia berniat hendak bangun untuk bershalat.</li>
<li>Berusaha menghilangkan kantuk itu dari mukanya di kala bangun, kemudian bersuci.</li>
<li>Sebaiknya shalat malam itu dimulai dengan mengerjakan dua rakaat yang ringan dan selanjutnya bolehlah bershalat sesuka hati. Hendaknya dibangunkan pula keluarga.</li>
<li>Hendaklah menghentikan shalat dulu dan kembali tidur bila terasa sangat mengantuk sampai hilang kantuknya itu. Hendaknya jangan memberatkan diri. Jadi hendaklah bershalat malam itu tidak sekedar tenaga, tetapi hendaklah mengerjakannya dengan tekun dan jangan sampai meninggalkan kecuali dalam keadaan yang sangat terpaksa.</li>
</ul>
<p><strong>Kiat Mempermudah Bangun Malam </strong></p>
<p>Imam Ghazali rah.a. telah membagi asbab (cara memudahkan) bangun malam menjadi dua, yaitu zahir dan sebab bathin.</p>
<p>Asbab zhahir yaitu:</p>
<p>Menyedikitkan makan, karena banyak makan akan banyak minum dan banyak tidur sehingga susah bangun tahajjud.</p>
<p>Mengurangi kesibukan, keletihan dan pekerjaan-pekerjaan berat di siang hari karena apabila terlalu letih maka akan banyak tidur.</p>
<p>Jangan meninggalkan qailullah (tidur pada siang hari) karena ini juga akan memudahkan bangun malam. Rasulullah saw bersabda “Qailullah-lah di siang hari dan carilah pertolongan Allah Qiyamullail”.</p>
<p>Hindarilah maksiat dan dosa-dosa karena ini juga memudahkan bangun malam. Sebab apabila seorang berdosa maka hatinya akan keras dan kerasnya hati akan menjauhkan diri dari Allah SWT.</p>
<p>Asbab Bathin yaitu:</p>
<p>Menjaga hati dari sifat kinah (mengada-ada), bid’ah serta merisaukan dan memikirkan perkara duniawi, karena barang siapa sibuk dengan memikirkan dunia, ia tidak akan mudah untuk bangun malam.</p>
<p>Takut akan akhirat, membayangkan pemandangan neraka, dan menahan tidur manusia.</p>
<p>Fikirkanlah keutamaan tahajjud yang tertera dalam ayat al-qur’an, hadits, dan atsar. Supaya timbul gairah dalam hati untuk mendapatkan pahala.</p>
<p>Timbulkanlah keyakinan dalam hati bahwa berapa banyak ayat Al-qur’an yang di baca dalam shalat, hakekatnya adalah berbicara pada Allah SWT dan Allah SWT mengetahuinya.</p>
<p>Mengetahui keutamaan shalat Tahajjud dan kedudukan orang yang melakukannya di sisi Allah Ta’ala serta segala apa yang disediakan baginya berupa kebahagiaan di dunia dan akhirat,bagi mereka disediakan Surga. Allah Ta’ala bersaksi terhadap mereka dengan kesempurnaan iman, dan tidak sama antara mereka dengan orang-orang yang tidak mengetahui. Shalat Tahajjud sebagai sebab masuk ke dalam Surga, ditinggikannya derajat di dalamnya, dan shalat Tahajjud merupakan sifat hamba-hamba Allah yang shalih serta kemuliaan bagi seorang Mukmin.</p>
<p>Mengetahui perangkap syaitan dan usahanya agar manusia tidak melakukan shalat malam.Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda mengenai seorang laki-laki yang tidur hingga dating waktu fajar,</p>
<p><em>&#8220;Itulah seseorang yang syaitan telah kencing di telinganya -atau beliau bersabda- di kedua telinganya.”</em><br />
‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallaahu ‘anhuma mengatakan,</p>
<p><em>“Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: &#8220;Wahai ‘Abdullah, jangan kamu menjadi seperti si fulan, dahulu ia biasa melakukan shalat malam, kemudian meninggalkannya</em>”</p>
<p>Memendekkan angan-angan dan banyak mengingat mati. Hal ini dapat memberi semangat untuk beramal dan dapat menghilangkan rasa malas, berdasarkan hadits ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallaahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda.</p>
<p><em>&#8220;Jadilah engkau di dunia ini seperti orang yang asing atau orang yang sedang menyeberangi jalan. ”Ibnu ‘Umar radhiyallaahu ‘anhuma mengatakan, “Apabila berada di pagi hari, janganlah engkau menunggu waktu sore. Dan apabila berada di sore hari, janganlah engkau menunggu waktu pagi. Pergunakanlah waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, dan pergunakan waktu hidupmu sebelum datang kematianmu.” </em></p>
<p><em>Tidur di awal malam agar memperoleh kekuatan dan semangat yang dapat membantu untuk melakukan shalat Tahajjud dan shalat Shubuh. Hal ini berdasarkan hadits Abu Barzah radhiyallaahu ‘anhu.</em></p>
<p><em>“Bahwasanya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat ‘Isya’ dan berbincang-bincang setelahnya.”</em></p>
<p><em>Mempergunakan kesehatan dan waktu luang (dengan melakukan amal shalih) agar pahala kebaikannya tetap ditulis pada saat ia sakit atau sedang safar. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, </em></p>
<p><em>&#8220;Apabila seorang hamba sakit atau safar, ditulislah baginya pahala perbuatan yang biasa ia lakukan ketika mukim dan sehat.” </em></p>
<p><em>Maka orang yang berakal hendaklah tidak terluput dari keutamaan yang agung ini. Hendaklah ia melakukan shalat Tahajjud ketika sedang sehat dan memiliki waktu luang serta melakukan berbagai amal shalih sehingga ditulislah pahala baginya apabila ia lemah atau sibuk dari melakukan amal kebaikan yang biasa ia lakukan.</em></p>
<p><em>Bersungguh-sungguh mengamalkan adab-adab sebelum tidur. Yaitu, dengan tidur dalam keadaan suci, apabila masih mempunyai hadats hendaklah ia berwudhu’ dan shalat sunnah dua raka’at, membaca dzikir sebelum tidur, mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu ditiupkan serta dibacakan padanya surat al-Ikhlaash, al-Falaaq, dan an-Naas. Kemudian usaplah dengan kedua tangannya itu seluruh anggota badan yang dapat dijangkaunya (lakukan hal ini tiga kali). Jangan lupa juga membaca ayat Kursi, dua ayat terakhir dari surat al-Baqarah, dan membaca do’a sebelum tidur. Dia juga harus melakukan berbagai sebab yang dapat membangunkannya untuk shalat, seperti meletakkan jam weker di dekat kepalanya atau dengan berpesan kepada keluarganya atau temannya atau tetangganya untuk membangunkannya. Memperhatikan sejumlah sebab yang dapat membantu untuk melakukan shalat Tahajjud. Yaitu, dengan tidak terlalu banyak makan, tidak membuat badannya lelah dengan melakukan pekerjaan yang tidak bermanfaat, bahkan seharusnya ia mengatur pekerjaannya yang bermanfaat, tidak meninggalkan tidur siang karena itu dapat membantu bangun di malam hari, dan menjauhi dosa dan maksiyat. Disebutkan dari Sufyan ats-Tsauri rahimahullaah beliau berkata, “Selama lima bulan aku terhalang untuk melakukan shalat malam karena dosa yang aku lakukan.” </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><strong>Adab-Adab Tahajjud dan Masalah–Masalah Tahajjud Secara Fiqh</strong></p>
<p>Adapun adab-adab shalat tahajjud adalah sebagai berikut:</p>
<p>Apabila bangun untuk shalat tahajjud maka yang pertama kali adalah berdzikir kepada Allah SWT,</p>
<p>Apabila bangun shalat tahajjud maka berwudhulah dan bersiwaklah karena itu adalah salah satu adab-adab dalam shalat tahajjud.</p>
<p>Sebagian para ulama berpendapat bahwa apabila bangun pada malam hari hendaknya mandi. Kebiasaan Abdul Azis bin Zakaria dan kawan-kawannya, yaitu setiap malam setelah shalat isya mandi untuk beribadah karena mandi sebelum shalat tahajjud adalah lebih baik.</p>
<p>Memakai wangi-wangian dan memakai pakaian yang bagus. Setelah semua yang telah disebutkan di atas dilaksanakan maka bentangkan sajadah dan berdirilah menghadap kiblat dengan penuh khusu dan khudu. Kemudian bacalah doa sebagaimana yang terdapat dalam berbagai hadits. Setelah itu mulailah shalat. Pada waktu shalat tahajjud yakni pada waktu ruku, berdiri, dan sujud hendaknya setiap bacaannya dibaca satu kali, sebagaimana telah diriwayatkan dari Rasulullah saw. Hendaklah membaca Al-qur’an dengan tartil.</p>
<p>Hendaklah berdo’a ketika mendengar ataupun membaca ayat rahmat atau ayat azab. Ketika melaksanakan shalat tahajjud, hendaklah tawajjuh pada Allah dengan sempurna dan hendaklah menangis. Apabila datang kantuk maka tidurlah. Kalau tertinggal bangun malam (shalat tahajjud) maka hendaklah menggantinya pada siang hari hal ini juga termasuk adab.</p>
<p>Berniat untuk bangun malam (shalat tahajjud) sebelumnya, karena kalau tertidur terus (sehingga tidak bangun), Allah akan memberikan juga pahala shalat tahajjud.</p>
<p>Barang siapa meyakini akan bangun pada akhir malam maka sunnah baginya mengakhirkan shalat witir. Masalah-masalah tahajjud secara fiqh:</p>
<p>Menurut para fuqaha (ulama ahli fiqh) shalat tahajjud adalah mustahab, dan mereka menggolongkannya pada mandubat lail (amalan sunnah di malam hari). Akan tetapi qadhi tsanaullah mencatatnya sebagai sunnah muakadah (sunnah yang dikuatkan/ditekankan).</p>
<p>Para fuqaha pada umumnya berpendapat bahwa shalat tahajjud sekurang-kurangnya dua rakaat dan sebanyak-banyaknya delapan rakaat. Akan tetapi pada sebagian riwayat di jelaskan juga dua belas rakaat dan tidak ada sumbernya lebih dari dua belas rakaat.</p>
<p>Orang yang sudah biasa istiqomah melakukan shalat tahajjud maka makruh meninggalkannya jika tanpa udzur (halangan) Berdasarkan hasil fatwa ulama shalat tahajjud lebih utama dilakukan dua rakaat dua rakaat. Shalat tahajjud pada sepertiga malam yang akhir adalah lebih utama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nicohendrick.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nicohendrick.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nicohendrick.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nicohendrick.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nicohendrick.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nicohendrick.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nicohendrick.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nicohendrick.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nicohendrick.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nicohendrick.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nicohendrick.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nicohendrick.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nicohendrick.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nicohendrick.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nicohendrick.wordpress.com&amp;blog=10188023&amp;post=27&amp;subd=nicohendrick&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/11/04/shalat-tahajjud/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ed8553a578ed89a1c2a6f8a24c0faa83?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">3lfaliqi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perbedaan Jurnalistik, Pers, dan Media</title>
		<link>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/11/02/perbedaan-jurnalistik-pers-dan-media/</link>
		<comments>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/11/02/perbedaan-jurnalistik-pers-dan-media/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 13:15:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nico hendrick</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[fungsi...]]></category>
		<category><![CDATA[perbedaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nicohendrick.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Perbedaan Pers, Jurnalistik dan Media Pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran yang tersedia. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nicohendrick.wordpress.com&amp;blog=10188023&amp;post=24&amp;subd=nicohendrick&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Perbedaan Pers, Jurnalistik dan Media</strong></p>
<p><strong>Pers</strong> adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, <span style="text-decoration:underline;">suara dan gambar</span>, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran yang tersedia.<strong></strong></p>
<p><span id="more-24"></span>Fungsi pers :<br />
· Informatif<br />
· Kontrol kinerja (pemerintah &amp; perusahaan)<br />
· Interpretatif &amp; direktif<br />
· Menghibur<br />
· Regeneratif<br />
· Melindungi hak warga negara<br />
· Ekonomi<br />
· Swadaya</p>
<p>Pers selalu mengambil bentuk dan warna struktur-struktur social politik di dalam mana ia beroperasi.</p>
<p><strong>Jurnalistik </strong>adalah “bidang kajian” mengenai pembuatan dan penyebarluasan informasi (peristiwa, opini, pemikiran, ide) melalui media massa. Jurnalistik termasuk ilmu terapan (applied science) yang dinamis dan terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dan dinamika masyarakat itu sendiri. Sebaga ilmu, jurnalistik termasuk dalam bidang kajian ilmu komunikasi, yakni ilmu yang mengkaji proses penyampaian pesan, gagasan, pemikiran, atau informasi kepada orang lain dengan maksud memberitahu, mempengaruhi, atau memberikan kejelasan</p>
<p><strong>Media </strong>yaitu alat atau sarana komunikasi. “media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat siswa sedemikian rupa sehingga terjadi proses belajar”.</p>
<p>﻿</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nicohendrick.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nicohendrick.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nicohendrick.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nicohendrick.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nicohendrick.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nicohendrick.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nicohendrick.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nicohendrick.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nicohendrick.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nicohendrick.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nicohendrick.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nicohendrick.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nicohendrick.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nicohendrick.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nicohendrick.wordpress.com&amp;blog=10188023&amp;post=24&amp;subd=nicohendrick&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/11/02/perbedaan-jurnalistik-pers-dan-media/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ed8553a578ed89a1c2a6f8a24c0faa83?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">3lfaliqi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cinta Katanya</title>
		<link>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/10/31/cinta-katanya/</link>
		<comments>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/10/31/cinta-katanya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 13:41:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nico hendrick</dc:creator>
				<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[kekuatan]]></category>
		<category><![CDATA[perasaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nicohendrick.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.~ Mahatma Ghandi Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nicohendrick.wordpress.com&amp;blog=10188023&amp;post=18&amp;subd=nicohendrick&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.</em>~ Mahatma Ghandi</p>
<p><span id="more-18"></span>Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah namanya Cinta.</p>
<p>Ada 2 titis air mata mengalir di sebuah sungai. Satu titis air mata  menyapa air mata yg satu lagi, &#8220;Saya air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya. Siapa kamu pula?&#8221; . Jawab titis air mata kedua, &#8220;Saya air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu sahaja.&#8221;</p>
<p>Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu.</p>
<p>Jika kita mencintai seseorang, kita akan sentiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita.</p>
<p>Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.</p>
<p>Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kamu mahu berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga. Tapi apabila kamu Coba menutup matamu dari orang yang kamu cintai, cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.</p>
<p>Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.</p>
<p>Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia , lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya . Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.</p>
<p>Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas kurniaan itu.</p>
<p>Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat -Hamka</p>
<p>Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat.</p>
<p>Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.</p>
<p>Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. Hanya untuk menemukan bahawa pada akhirnya menjadi tidak bererti dan kamu harus membiarkannya pergi.</p>
<p>Kamu tahu bahwa kamu sangat merindukan seseorang, ketika kamu memikirkannya hatimu hancur berkeping.<br />
Dan hanya dengan mendengar kata â€œHaiâ€ darinya, dapat menyatukan kembali kepingan hati tersebut.</p>
<p>Tuhan ciptakan 100 bahagian kasih sayang. 99 disimpan disisinya dan hanya 1 bahagian diturunkan ke dunia. Dengan kasih sayang yang satu bahagian itulah, makhluk saling berkasih sayang sehingga kuda mengangkat kakinya kerana takut anaknya terpijak.</p>
<p>Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehinggalah kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna sesalan karena perginya tanpa berpatah lagi.</p>
<p>Jangan mencintai seseorang seperti bunga, kerana bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, kerana sungai mengalir selamanya.</p>
<p>Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta !</p>
<p>Permulaan cinta adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan di dalam dirinya.</p>
<p>Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari langit,bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus,tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur,di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.~ Hamka</p>
<p>Kata-kata cinta yang lahir hanya sekadar di bibir dan bukannya di hati mampu melumatkan seluruh jiwa raga, manakala kata-kata cinta yang lahir dari hati yang ikhlas mampu untuk mengubati segala luka di hati orang yang mendengarnya.</p>
<p>Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu,dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya</p>
<p>Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.</p>
<p>Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak. Bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka. Bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merindu dan cemburu.</p>
<p>Bercinta memang mudah. Untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.</p>
<p>Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan.</p>
<p><!-- google_ad_section_end --></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nicohendrick.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nicohendrick.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nicohendrick.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nicohendrick.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nicohendrick.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nicohendrick.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nicohendrick.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nicohendrick.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nicohendrick.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nicohendrick.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nicohendrick.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nicohendrick.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nicohendrick.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nicohendrick.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nicohendrick.wordpress.com&amp;blog=10188023&amp;post=18&amp;subd=nicohendrick&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/10/31/cinta-katanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ed8553a578ed89a1c2a6f8a24c0faa83?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">3lfaliqi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Puasa</title>
		<link>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/10/30/puasa/</link>
		<comments>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/10/30/puasa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 15:29:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nico hendrick</dc:creator>
				<category><![CDATA[fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[larangan]]></category>
		<category><![CDATA[syarat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nicohendrick.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[PUASA WAJIB Puasa yang mempunyai arti dalam bahasa arab adalah menahan diri dari segala sesuatu. Menurut agama islam puasa yaitu menahan diri dari sesuatu yang membatalkannya, satu hari lamanya mulai dari terbit fajar sampai terbenam natahari dengan niat dan beberapa syarat, firman Allah : (#qè=ä.ur (#qç/uõ°$#ur 4Ó®Lym tû¨üt7oKt ãNä3s9 äÝøsø:$# âÙuö/F{$# z`ÏB ÅÝøsø:$# ÏuqóF{$# z`ÏB [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nicohendrick.wordpress.com&amp;blog=10188023&amp;post=7&amp;subd=nicohendrick&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>PUASA WAJIB</strong></p>
<p style="text-align:left;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-13" title="Selamat Menyambut Ramadhan" src="http://nicohendrick.files.wordpress.com/2009/10/selamat-menyambut-ramadhan2.jpg?w=150&#038;h=131" alt="Selamat Menyambut Ramadhan" width="150" height="131" /></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:left;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;">Puasa yang mempunyai arti dalam bahasa arab adalah menahan diri dari segala sesuatu. Menurut agama islam puasa yaitu menahan diri dari sesuatu yang membatalkannya, satu hari lamanya mulai dari terbit fajar sampai terbenam natahari dengan niat dan beberapa syarat, firman Allah :</p>
<p style="text-align:left;" dir="rtl">(#<span id="more-7"></span>qè=ä.ur (#qç/uõ°$#ur 4Ó®Lym tû¨üt7oKt ãNä3s9 äÝøsø:$# âÙuö/F{$# z`ÏB ÅÝøsø:$# ÏuqóF{$# z`ÏB Ìôfxÿø9$#</p>
<p style="text-align:left;"><em>, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.(al-Baqarah :187)</em></p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;"><strong>Puasa Ramadhan</strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;" dir="rtl">$ygr&#8217;¯»t<strong> </strong>tûïÏ%©!$#<strong> </strong>(#qãZtB#uä<strong> </strong>|=ÏGä.<strong> </strong>ãNà6øn=tæ<strong> </strong>ãP$uÅ_Á9$#<strong> </strong>$yJx.<strong> </strong>|=ÏGä.<strong> </strong>n?tã<strong> </strong>úïÏ%©!$#<strong> </strong>`ÏB<strong> </strong>öNà6Î=ö7s%<strong> </strong>öNä3ª=yès9<strong> </strong>tbqà)­Gs?<strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><em>Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (al-Baqarah:183)</em></p>
<p style="text-align:left;"><em> </em></p>
<p style="text-align:left;">Puasa ramadhan diwajibkan atas orang-orang mukalaf dengan salah satu ketentuan – ketentuan sebagai berikut :</p>
<ul style="text-align:left;">
<li>Dengan melihat buLan bagi yang melihatnya
<ul>
<li>Dengan mencukupkan bulan syaban 30 hari, maksudnya bulan tanggal Sya’ban itu dilihat. Tetapi bila tidak, maka tidak dapat menentukan hitungan, sempurnanya 30 hari, sabda Nabi saw, “ berpuasalah kamu sewaktu melihat bulan ( syawal ). Maka jika ada yang menghalangi hendaklah kamu sempurnakan bulan Sya’ban 30 hari.” (HR Bukhari)</li>
<li>Dengan adanya melihat rukyat yang dipersaksikan oleh seorang yang adil dimuka hakim.</li>
<li>Dengan kabar mutawatir</li>
<li>Memberi tanda seperti lampu, meriam, dsb</li>
<li>Dengan ilmu hisab atau ilmu bintang.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p style="text-align:left;"><strong>Yang Wajib Berpuasa</strong></p>
<p style="text-align:left;">v     Berakal</p>
<p style="text-align:left;">v     Baligh, anak-anak tidak wajib, sabda Nabi Saw, “ tiga orang terlepas dari hukum, orang tidur hingga ia bangun, orang gila sampai ia sembuh, anak-anak sampai ia baligh”</p>
<p style="text-align:left;">v     Kuat dalam menjalaninya, orang yang tidak kuat, karena sakit atau sudah tua, tidak wajib puasa, firman Allah :</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;"><strong>Syarat Sah Puasa</strong></p>
<ul style="text-align:left;">
<li>Islam<strong> </strong></li>
<li>Mumayyiz<strong> </strong>
<ul>
<li>Suci dari haid dan nifas. Namun demikian wajib mengqadanya. “<em>dari Aisyah ia berkata, “ Kami disuruh Rasulullah saw. mengqadla puasa, dan tidak disuruhnya untuk tidak mengqadla shalat.”</em><strong> </strong></li>
<li>Dalam waktu yang diperbilehkan puasa padanya. Dilarang puasa pada dua hari raya, sabdaa Nabi, dar Anas, “ <em>Nabi telah melarang puasa lima hari dalam satu tahun, hari raya idul fitri, hari raya haji, tiga hari tasyrik ( 11, 12, 13 Bulan Haji ) </em>( H.R Daruqutuni)<strong> </strong></li>
</ul>
</li>
</ul>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;"><strong>Rukun Puasa</strong></p>
<ul style="text-align:left;">
<li>Niat pada malamnya, setiap malam pada bulan ramadhan. Sabda Nabi Saw : <em>Barang siapa yang tidak berniat puasa pada malamnya sebelum fajar terbit, maka tiada puasa baginya. </em>( H.R. Imam yang lima )</li>
<li>Menahan diri dari segala yang membatalkan sejak terbit fajar sampai terbenam matahari.</li>
</ul>
<p style="text-align:left;"><strong>Yang membatalkan Puasa</strong></p>
<p style="text-align:left;">v     Makan dan minum, firman Allah Swt :</p>
<p style="text-align:left;" dir="rtl">(#qè=ä.ur (#qç/uõ°$#ur 4Ó®Lym tû¨üt7oKt ãNä3s9 äÝøsø:$# âÙuö/F{$# z`ÏB ÅÝøsø:$# ÏuqóF{$# z`ÏB Ìôfxÿø9$#</p>
<p style="text-align:left;"><em>, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.(al-Baqarah :187)</em></p>
<p style="text-align:left;">Tetapi kalau tidak sengaja maka tidak membatalkan puasa, sabda Nabi :</p>
<p style="text-align:left;"><em>“ barang siapa lipa, sedangkan ia dalam keadaan puasa, kemudian ia makan atau minum maka hendaklah puasanya disempurnakan, karena Allah-Lah yang memberinya makan dan minum.”</em></p>
<p style="text-align:left;">v     Muntah yang disengaja yang tidak sengaja maka tidak batal. Rasulullah bersabda : “<em>barang siapa terpaksa muntah, tidaklah wajib mengqadha puasanya dan siapa yang mengusahakannya maka hendaklah ia mengqadla puasanya.”</em></p>
<p style="text-align:left;">v     <em>Bersetubuh, firman Allah:</em></p>
<p style="text-align:left;" dir="rtl">¨@Ïmé&amp;<em> </em>öNà6s9<em> </em>s&#8217;s#øs9<em> </em>ÏQ$uÅ_Á9$#<em> </em>ß]sù§9$#<em> </em>4n&lt;Î)<em> </em>öNä3Í¬!$|¡ÎS<em> </em>4<em> </em></p>
<p style="text-align:left;"><em>Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu (al-Baqarah:187)</em></p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">v     Kerluar darah haid atau nifas</p>
<p style="text-align:left;">v     Gila</p>
<p style="text-align:left;">v     Keluar mani dengan sengaja</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Yang bleh berbuka :</strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;">v     Orang yang sakit, bila sudah sembuh wajib mengqadla</p>
<p style="text-align:left;">v     Musafir</p>
<p style="text-align:left;">v     Orang tua yang sudah lemah, tetapi wajib membayar fidyah, firman Allah:</p>
<p style="text-align:left;" dir="rtl">n?tãur úïÏ%©!$# ¼çmtRqà)ÏÜã ×ptôÏù ãP$yèsÛ &amp;ûüÅ3ó¡ÏB</p>
<p style="text-align:left;"><em>wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin.(al-Baqarah :184)</em></p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">v     Wanita hamil dan yang menyusui, tetapi wajib fidyah.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;"><strong>Sunat Puasa</strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;">v     Menyegerakan berbuka apabila telah sampainya waktu berbuka. Sabda Nabi Saw : “      <em>senantiasa manusia dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.</em></p>
<p style="text-align:left;">v     Berbuka dengan kurma atau sesuatu yang manis</p>
<p style="text-align:left;">v     Berdo’a sewaktu berbuka puasa</p>
<p style="text-align:left;">v     Makan sahur sesudah tengah malam, sabda Rasul : “<em>makan sahurlah kamu sesungguhnya makan sahur itu mengandung berkah,”</em></p>
<p style="text-align:left;">v     Memberi makan untuk berbuka kepada yang berpuasa</p>
<p style="text-align:left;">v     Memberi sedekah</p>
<p style="text-align:left;">v     Memperbanyak membaca Al-Quran dan mengajarkannya</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;"><strong>PUASA SUNAT</strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>Macam – macam puasa sunat.</strong></p>
<p style="text-align:left;">
<ol style="text-align:left;">
<li>puasa Daud, yaitu puasa selang satu hari  berbuka dan shaum. Sabda Rasul : “<em>puasa yang paling dicintai Allah adalah puasa Daud, ia berpuasa sehari dan bebruka sehari, shalat yang paling sicintau Allah adalah shalatnya Daud, ia tidur pada waktu separuhnya malam, menjalankan shalat sepertiganya dan tidur seperenemnya.</em></li>
<li>puasa enam hari bulan Syawal. Sabda Rasul : ”<em>barang siapa puasa dalqam bulan zramadhan, kemudian ia puasa enam hari pada bulan Syawal, adalah seperti puasa sepanjang masa.”</em></li>
<li>paisa hari Arafah ( 9 Bulan Haji ), kecuali orang yang sedang mengerjakan ibadah haji  maka puasa ini tidak disunatkan atasnya. Sabda Nabi,  “ <em>puasa arafah itu menghapus dosa setahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang</em>.”</li>
<li><em>4. </em>puasa pada tanggal 9 muharam (tasu’a). sabda rasul : <em>jika aku masih hidup tahun depan pasti aku akan berpuasa pada tanggal 9 muharan.</em></li>
<li><em>5. </em>puasa Asyura ( 10 Muharam ). Sabda rasul : <em>puasa Asyura itu menghapuskan dosa setahun yang lalu.</em></li>
<li><em>6. </em>puasa Bulan Syaban. Sabda Rasul : <em>“kata Aisyah, sya tidak melihat Rasul Saw menyempurnakan puasa satyu bulan penuh selain dalam bulan ramadhan dan saya tidak melihat beliau dalam bulan-bulan yang lain berpuasa lebih banyak daripada bulan Syaban.</em></li>
<li><em>7. </em>puasa senin dan kamis, sabda Rasul: dari aisyah, <em>“ Nabi SAW memilih puasa pada hari senin dan kamis.”.</em></li>
<li><em>8. </em>Puasa tengah bulan ( 13, 14, 15, dari tiap bulan Komariah ). Sabda rasul : <em>“ </em>dari Abu Dzar Rasul Saw bersabda’ “<em>hai Abu Dzar apabila engkau hendak berpuasa hanya tiga hari dalam satu bulan, hendaklah engkau berpuasa pada tanggal 13, 14, 15.</em></li>
<li><em>9. </em>berpuasa pada tanggal 1-10 Dzulhijah. <em>“ tidak ada hari-hari dimana dimana amal baik didalamnya lebih dicintai Allah dari pada hari-hari ini yakni sepuluh hari.</em></li>
</ol>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;"><strong>PUASA YANG DIHARAMKAN</strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>1. Hari Raya Idul Fithri</strong></p>
<p style="text-align:left;">Tanggal 1 Syawwal telah ditetapkan sebagai hari raya sakral umat Islam. Hari itu adalah hari kemenangan yang harus dirayakan dengan bergembira. Karena itu syariat telah mengatur bahwa di hari itu tidak diperkenankan seseorang untuk berpuasa sampai pada tingkat haram. Meski tidak ada yang bisa dimakan, paling tidak harus membatalkan puasanya atau tidak berniat untuk puasa.</p>
<p style="text-align:left;">نَهَى رَسُولُ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صِيَامِ يَوْمَيْنِ: يَوْمَ الفِطْرِ وَيَوْمَ الأَضْحَى &#8211; متفق عليه</p>
<p style="text-align:left;"><em>Rasulullah SAW melarang berpuasa pada dua hari: hari Fithr dan hari Adha</em>. (HR Muttafaq ‘alaihi)</p>
<p style="text-align:left;"><strong>2. Hari Raya Idul Adha</strong></p>
<p style="text-align:left;">Hal yang sama juga pada tanggal 10 Zulhijjah sebagai Hari Raya kedua bagi umat Islam. Hari itu diharamkan untuk berpuasa dan umat Islam disunnahkan untuk menyembelih hewan Qurban dan membagikannya kepada fakir msikin dan kerabat serta keluarga. Agar semuanya bisa ikut merasakan kegembiraan dengan menyantap hewan qurban itu dan merayakan hari besar.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>3. Hari Tasyrik</strong></p>
<p style="text-align:left;">Hari tasyrik adalah tanggal 11, 12 dan 13 bulan Zulhijjah. Pada tiga hari itu umat Islam masih dalam suasana perayaan hari Raya Idul Adha sehingga masih diharamkan untuk berpuasa. Namun sebagian pendapat mengatakan bahwa hukumnya makruh, bukan haram. Apalagi mengingat masih ada kemungkinan orang yang tidak mampu membayar dam haji untuk puasa 3 hari selama dalam ibadah haji.</p>
<p style="text-align:left;">إِنَّهَا أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْب وَذِكْرِ اللهِ تَعَالى &#8211; رواه مسلم</p>
<p style="text-align:left;"><em>Sesunggunya hari itu (tsyarik) adalah hari makan, minum dan zikrullah </em>(HR Muslim)</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;"><strong>4. Puasa sehari saja pada hari Jumat</strong></p>
<p style="text-align:left;">Puasa ini haram hukumnya bila tanpa didahului dengan hari sebelum atau sesudahnya. Kecuali ada kaitannya dengan puasa sunnah lainnya seperti puasa sunah nabi Daud, yaitu sehari berpuasa dan sehari tidak. Maka bila jatuh hari Jumat giliran untuk puasa, boleh berpuasa. Sebagian ulama tidak sampai mengharamkannya secara mutlak, namun hanya sampai makruh saja.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>5. Puasa sunnah pada paruh kedua bulan Sya‘ban</strong></p>
<p style="text-align:left;">Puasa ini mulai tanggal 15 Sya‘ban hingga akhir bulan Sya‘ban. Namun bila puasa bulan Sya‘ban sebulan penuh, justru merupakan sunnah. Sedangkan puasa wajib seperti qadha‘ puasa Ramadhan wajib dilakukan bila memang hanya tersisa hari-hari itu saja. Sebagian ulama tidak mengharamkan melainkan hanya memakruhkan saja.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>6. Puasa pada hari Syak</strong></p>
<p style="text-align:left;">Hari syah adalah tanggal 30 Sya‘ban bila orang-orang ragu tentang awal bulan Ramadhan karena hilal (bulan) tidak terlihat. Saat itu tidak ada kejelasan apakah sudah masuk bulan Ramadhan atau belum. Ketidak-jelasan ini disebut syak. Dan secara syar‘i umat Islam dilarang berpuasa pada hari itu. Namun ada juga yang berpendapat tidak mengharamkan tapi hanya memakruhkannya saja.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>7. Puasa Selamanya</strong></p>
<p style="text-align:left;">Diharamkan bagi seseorang untuk berpuasa terus setiap hari. Meski dia sanggup untuk mengerjakannya karena memang tubuhnya kuat. Tetapi secara syar‘i puasa seperti itu dilarang oleh Islam. Bagi mereka yang ingin banyak puasa, Rasulullah SAW menyarankan untuk berpuasa seperti puasa Nabi Daud as yaitu sehari puasa dan sehari berbuka.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>8. Wanita haidh atau nifas</strong></p>
<p style="text-align:left;">Wanita yang sedang mengalami haidh atau nifas diharamkan mengerjakan puasa. Karena kondisi tubuhnya sedang dalam keadaan tidak suci dari hadats besar. Apabila tetap melakukan puasa, maka berdosa hukumnya. Bukan berarti mereka boleh bebas makan dan minum sepuasnya. Tetapi harus menjaga kehormatan bulan Ramadhan dan kewajiban menggantinya di hari lain.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>9. Puasa sunnah bagi wanita tanpa izin suaminya</strong></p>
<p style="text-align:left;">Seorang isteri bila akan mengerjakan puasa sunnah, maka harus meminta izin terlebih dahulu kepada suaminya. Bila mendapatkan izin, maka boleh lah dia berpuasa. Sedangkan bila tidak diizinkan tetapi tetap puasa, maka puasanya haram secara syar‘i.</p>
<p style="text-align:left;">Dalam kondisi itu suami berhak untuk memaksanya berbuka puasa. Kecuali bila telah mengetahui bahwa suaminya dalam kondisi tidak membutuhkannya. Misalnya ketika suami bepergian atau dalam keadaan ihram haji atau umrah atau sedang beri‘tikaf. Sabda Rasulullah SAW Tidak halal bagi wanita untuk berpuasa tanpa izin suaminya sedangkan suaminya ada dihadapannya. Karena hak suami itu wajib ditunaikan dan merupakan fardhu bagi isteri, sedangkan puasa itu hukumnya sunnah. Kewajiban tidak boleh ditinggalkan untuk mengejar yang sunnah.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>BEBERAPA HAL YANG TIDAK TERLARANG DALAM PUASA</strong></p>
<p style="text-align:left;">Ada bebrapa hal yang dikira oleh sebagian orang, dapay membatalkan puasa, padahal tidak. antara lain :</p>
<ol style="text-align:left;">
<li>Mandi Ketika Sedang Berpuasa</li>
</ol>
<p style="text-align:left;">Dirawikan oleh Abu BAkar Bin Abdurrahman bahwa ia diberitahu oleh seorang sahabat Nabi SAW, ‘’pernah kusaksikan bahwa Rasulullah SAW. menyiramkan air ke kepalanya sedangkan beliau dalam keadaan berpuasa, disebabkan dahaga ataupun  cuaca yang panas.’’ (diriwayatkan oleh Ahmad, MAlik, dan Abu Daud dengan sanad sahih)</p>
<p style="text-align:left;">Kalupun ada sedikit air masuk secara tidak sengaja kedalam mata atau telinga seseorang ketika sedang mandi, maka puasanya tetap sah adanya. Walaupun demikian, seyogianya ia lebih berhati-hati ketika menyiramkan air ke atas kepalanya.</p>
<ol style="text-align:left;">
<li>Menggunakan Celak dan Obat Tetes Mata atau Hidung</li>
</ol>
<p style="text-align:left;">Menggunakan celak dan obat tetes mata atau hidung, tidak membatalkan puasa meskipun adakalanya terasa sampai ketenggorokan. hal ini mengingat bahwa mata dan hidung bukan saluran biasa untuk memasukkan makanan dan sebagainya.</p>
<ol style="text-align:left;">
<li>Suntikan untuk Pengobatan</li>
</ol>
<p style="text-align:left;">Memasukkan obat melalui suntikan kedalam urat atau otot, untuk tujuan menghilangkan rasa sakit atau memulihkan kesehatan, tidak membatalkan puasa. dapat pula disamakan dengan ini, obat yang biasa dimasukkan lewat dubur untuk tujuan pengobatan tertentu.</p>
<p style="text-align:left;">akan tetapi jika suntikan diberikan semata-mata sebagai pengganti bahan makanan, untuk menghilangkan rasa lapar, maka hal itu membatalkan puasa, karena bertentangan dengan sebagian hakikat puasa, yaitu menahan diri dari makan dan minum.</p>
<ol style="text-align:left;">
<li>Berkumur-kumur dan Memasukan Air Kedalam Hidung</li>
</ol>
<p style="text-align:left;">Berkumur-kumur dan memasukan air kedalam hidung ketika berwudhu, tidak terlarang bagi yang berpuasa. Walaupun demikian, sebaiknya tidak melakukan hal itu secara berlebihan, agar tidak ada yang secara tidak sengaja masuk kedalam tenggorokan atau rongga kepala.</p>
<ol style="text-align:left;">
<li>Menelan Ludah, Debu Jalanan dan Sebagainya</li>
</ol>
<p style="text-align:left;">Demikian pula berkaitan dengan hal-hal kecil yang sulit dihindari, seperti menelan ludah, debu jalanan atau sisa ayakan yang beterbangan. Atau mencicipi sedikit makan yang sedang dimasak atau hendak dibeli, tanpa ditelan. Atau mencium minyak wangi walaupun terasa sampai keotak. Atau mengoleskan obat diatas luka walaupun agak dalam. Atau menggosokan balsam walaupun terserap oleh pori-pori. semuanya itu tidak membatalkan puasa.</p>
<ol style="text-align:left;">
<li>Makan, Minum dan Hubungan Seksual Sampai Terbitnya Fajar</li>
</ol>
<p style="text-align:left;">Tidak ada larangan bagi orang yang akan berpuasa, untuk makan, minum dan bersenggama, sampai terbitnya fajar. Namun, pada saat masuknya waktu fajar, wajiblah menghentikan hal itu dengan segera. Firman Allah SWT. QS, al-BAqarah 187</p>
<p style="text-align:left;"><em>artinya, ‘’dihalalkan bagi kamu pada malam hari menjelang puasa, bercampur dengan istri-istri kamu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka.</em></p>
<p style="text-align:left;"><em> </em></p>
<p style="text-align:left;"><em> </em></p>
<ol style="text-align:left;">
<li>Memulai puasa dalam keadaan junub</li>
</ol>
<p style="text-align:left;">Berkaitan dengan dibolehkannya makan, minum dan bersenggama di malam hari menjelang puasa sampai saat masuknya fajar, maka tidak ada larangan bagi seseorang dalam keadaan junub yang hendak berpuasa, mengundurkan mandi janabannya sampai setelah masuknya fajar, ketika hendak shalat subuh.</p>
<p style="text-align:left;">Demikian pula sekiranya haid atau nifas seorang perempuan diperkirakan akan berhenti dimalam hari, sedangkan ia berniat untuk puasa dikeesokan harinya, maka boleh saja ia mengundurkan mandinya sampai setelah masuknya fajar, ketika hendak shalat subuh.</p>
<ol style="text-align:left;">
<li>Mencium Istri Ketika Sedang Berpuasa</li>
</ol>
<p style="text-align:left;">Mencium istri tidak membatalkan puasa bagi orang yang berpuasa menahan syahwatnya. <em>Aisya r.a meriwayatkan, ‘’adakalanya RasulullahSAW mencium atau memeluk istrinya tatkala beliau sedang berpuasa. dan beliau pula orang yang paling kuat diantara kalian dalamk mengendalikan syahwatnya. </em></p>
<p style="text-align:left;">Abu Daud merawikan ucapan Umar r.a : ‘’Aku merasa bersemangat disuatu hari, lalu aku mencium istriku sedangkan aku dalam keadaan puasa. maka aku menghadap Nabi SAW dan berkata kepadanya, sungguh aku telah melakukan sesuatu (pelangaran) amat besar hari ini ! aku telah mencium  istriku  sedang aku berpuasa’ mendengar itu Nabi SAW bertanya, ‘<em>bagaimana pendapatmu sekiranya engkau berkumur-kumur dalam keadaan berpuasa? </em>Aku pun menjawab<em>,</em> ‘tak mengapa boleh-boleh saja, ya Rasulullah!’ maka beliau berkata, <em>kalau begitu mengapa pula engkau menghawatirkan perbuatanmu itu?</em></p>
<p style="text-align:left;">Meskipun demikian, para ulama tidak menyukai perbuatan mencium, memluk dan sebagainya bagi yang sedang berpuasa, terutama bagi orang yang kurang mampu mengendalikan syahwatnya. sebab dikhawatirkan dapat menyebabkan timbulnya rangsangan yang kuat yang tak terkendali, maka puasanya menjadi batal. Sebagai akibatnya, ia wajib mengqadha puasanya itu.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;"><strong>Hikmah Puasa</strong></p>
<ul style="text-align:left;">
<li>Tanda terima kasih kepada Allah</li>
<li>Didikan kepercayaan</li>
<li>Didikan belas kasihan pada fakir miskin</li>
<li>Guna menjaga kesehatan</li>
</ul>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;"><strong>Derajat Orang Yang Berpuasa</strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;">Imam al-Ghazali dalam kitab ihya’Ulumidin menerangkan, orang yang ouasa satu yang lain derajatnya berbeda-beda sesuai dengan amal perbuatan yang dilakukannya.</p>
<p style="text-align:left;">v     Puasa yang umum, adalah menahan diri dari segala yang membatalkan puasa, seperti makan, minum, seks dan sebagainya.</p>
<p style="text-align:left;">v     Puasa orang khusus, adalah menahan telinga, mata, lidah, tangan, kaki, dan semua anggota badan dari segala sesuatu yang menyebabkan dosa.</p>
<p style="text-align:left;">v     Dan puasa khusus orang khusus, adalah puasa hati ( menahan diri ) dari hal-hal yang bersifat duniawi, pikiran-pikiran duniawi, dan menahannya dari semua godaan yang bisa memalingkan diri dari Allah Swt.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;"><strong>KESIMPULAN</strong></p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">Setelah sekian banyak pemaparan dari makalah ini dapat kita ambil intisari daripada puasa itu sendiri, yakni puasa merupakan amalan yang banyak mengandung hikmah, dan puasa itu hanya diketahui oleh Allah dan orang berpuasa itu sendiri, mungkin kepada orang lain kita bisa berbohong , tetrapi Allah tidak bisa dibohongi.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">Puasa ramadhan diwajibkan kepada tiap-tiap mukallaf dengan syarat-syarat tertentu, sedangkan puasa diluar rqamadhan merupakan puasa sunnah, itu harus berdasarkan keterangan dari hadits Nabi SAW, diantara puasa sunnah adalah: puasa daud, yaitu puasa selang satu hari berbuka dan shaum, puaaaasa senin dan kamis. Dan banyak lagi yang lainnya, yang berdasarkan hadits Nabi SAW.</p>
<p style="text-align:left;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nicohendrick.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nicohendrick.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nicohendrick.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nicohendrick.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nicohendrick.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nicohendrick.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nicohendrick.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nicohendrick.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nicohendrick.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nicohendrick.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nicohendrick.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nicohendrick.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nicohendrick.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nicohendrick.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nicohendrick.wordpress.com&amp;blog=10188023&amp;post=7&amp;subd=nicohendrick&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nicohendrick.wordpress.com/2009/10/30/puasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ed8553a578ed89a1c2a6f8a24c0faa83?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">3lfaliqi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nicohendrick.files.wordpress.com/2009/10/selamat-menyambut-ramadhan2.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Selamat Menyambut Ramadhan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
